Prabowo Hindari Politik Identitas & Polarisasi dalam Berkampanye, Jona: Ini komitmen kami

Ketua TKD Prabowo – Gibran Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo. (axialnews/Alzi)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Ketua TKD Prabowo – Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, Prabowo Subianto sangat menghindari politik identitas dalam melakukan kampanye.

Hal ini sengaja dilakukan untuk menciptakan politik riang dan gembira. Salah satu bukti dihindarinya politik identitas dengan tidak menunjukkan bantuan yang diberikan kepada warga Palestina.

Mulai dari bantuan dana, beasiswa dan juga bantuan lainnya. Sebab, bantuan itu diberikan karena nurani, bukan kepentingan politik.

“Banyak yang dilakukan Pak Prabowo dalam membela warga Palestina. Bahkan, beliau sangat dekat dengan Duta Besar Palestina,” ungkapnya.

Baca Juga  246 Stand Kuliner & 60 Stand Kriya Disediakan Pemko Medan di Ramadhan Fair 2023

Jona mengungkapkan, dalam berkampanye Prabowo memang berkomitmen menghindari politik identitas dan menghindari polarisasi.

Bahkan pada Aksi Bela Palestina yang diadakan di Monas beberapa waktu lalu, Prabowo tidak terlihat menghadiri acara tersebut guna menghindari isu politik identitas.

Baca Juga  Aspirasi Warga Hasil Reses Bakal Pokok Pikiran Dewan

“Pas acara bela Palestina silam juga hanya Pak Prabowo selaku capres yang tidak datang. Alasannya memang tidak mau menjadikan agama sebagai instrumen politik,” terangnya.

“Kan tidak lama sejak aksi itu Pak Prabowo memberikan beasiswa untuk remaja Palestina? Mudah bagi Pak Prabowo kalau mau pakai politik identitas, tapi ini komitmen kami bersama. Kami tegas membela kemanusiaan, tapi kami tidak akan pakai politik identitas,” tambah Jona. (*)
Reporter: M Alzi
Editor: Eddy S

Baca Juga  Binjai Terima Penghargaan Kota Peduli HAM 2022

Follow Official WhatsApp Channel AXIALNEWS.id untuk mendapatkan berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us