AXIALNEWS.id | Wakil Kepala Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa sebanyak 1,2 juta masyarakat Indonesia kini telah bertugas sebagai relawan di 24.400 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Inisiatif tersebut bertujuan strategis untuk meningkatkan kualitas gizi bagi anak-anak di tanah air.
“Kita lihat sekarang sudah ada 1,2 juta masyarakat Indonesia yang bekerja sebagai relawan di 24.400 SPPG se-Indonesia,” kata Sony saat memberikan kata sambutan di peresmian SPPG UMSU, Medan, Senin (16/2/2026).
Sony mengatakan, dalam kurun waktu 13 bulan dari bulan Januari 2025, pemerintah telah memberikan manfaat makanan bergizi kepada 60 juta masyarakat Indonesia.
“Indonesia punya kelebihan, kalau Jepang memulai MBG baru 100 tahun lebih, Brasil baru 40 tahun, kemudian India baru tahun 1995, Indonesia sudah sejak 8 Januari 2025. Jadi sudah 13 bulan, tetapi hanya memberikan manfaat makanan kepada hanya 60 juta (masyarakat). Itulah kelebihan Indonesia,” ucap Sony.
Mitra Fiktif Bakal Dibersihkan
Menurut Sony, SPPG yang telah diresmikan kurang lebih 24.000 dan sedang proses pembuatan sebanyak 12.000 SPPG sehingga total SPPG keseluruhan yaitu 36.000. Ia menyebut, dalam SPPG yang fiktif akan dibersihkan.
“Mungkin ada yang fiktif-fiktif itu kita bersihkan. Namun masih ada celah-celah. Nah, celah-celah itu tentu tidak kita buka, karena tentu kalaupun kita 1.000 dan kemudian dibuka, yang daftar pasti lebih dari 30.000 (SPPG),” imbuh Sony.
Sony mengatakan, bagi Mitra yang ingin membuka portal dalam program MBG tersebut diarahkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Silakan bagi yang masih berminat datang ke bupati. Nanti biar kita hubungi bupati, bupati bersurat kepada BGN,” pungkas Sony.
Sumber: kumparan.com