Rehabilitasi & Renovasi Stadion Teladan Berstandar FIFA Selesai Oktober 2024

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI Diana Kusumastuti & Walikota Bobby Nasution meninjau Stadion Teladan Medan, Minggu (11/6/23). (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Stadion bersejarah di Kota Medan, fasilitas yang dimiliki Stadion Teladan jauh tertinggal dibandingkan stadion lain di tanah air.

Sejarahnya, Stadion Teladan dibangun dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) III yang digelar di Kota Medan tahun 1953.

Pemko Medan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merehabilitasi serta merenovasi stadion yang dibangun tahun 1952 itu.

Ditargetkan, stadion kebanggaan warga Kota Medan ini akan selesai sebelum Oktober 2024. Rehabilitasi dan renovasi yang dilakukan menggunakan dana APBN dan APBD.

Baca Juga  KORPRI Pemko Binjai Natalan, Ini Harapan Amir Hamzah

Diketahui saat Walikota Medan Bobby Nasution menyaksikan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Kota Medan antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung secara virtual melalui zoom meeting di CC Room Inteligent Transport System (ITS) Kota Medan Jalan Balai Kota, Kamis (28/12/23).

“Stadion Teladan termasuk stadion yang fasilitasnya jauh tertinggal dibandingkan stadion yang ada di banyak kota lain di Indonesia. Oleh karenanya Pemko Medan bersama Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan,” kata Bobby.

Baca Juga  Ponpes Khaymah Al Mufaruddin Do'akan Tiga Kebaikan untuk Afandin

Sebelumnya, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Essy Asiah berharap Pemko Medan bersama Kementerian PUPR terus berkolaborasi agar revitalisasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya ingatkan kualitas dan mutu harus tetap diperhatikan dan dijaga, rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan harus sesuai standar FIFA,” ungkap Essy Asiah.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us