Selanjutnya istri perwira pertama polisi ini menjelaskan kebingungannya atas tudingan kasus penyekapan yang menimpa dirinya.
Padahal Esp, Sus dan Er pernah tinggal dan menginap di rumahnya pada Juni 2021 lalu.
Ia mengisahkan Juni 2021, dirinya dan suaminya berziarah ke Tanah Karo. Disana bertemu dengan Er.
“Disana aku ketemu dengan Er dan kami dibawa ke rumah kakaknya,” sebutnya.
Kata Darliana, Er menceritakan kalau istrinya (Sus) pergi dengan Erp dan tidak pulang-pulang.

Kemudian kakak Er meminta agar dirinya membantu mencari Sus. Akhirnya, Darliana dan suaminya pun membawa Er ke rumahnya di Binjai. Disana Er beristirahat di rumah Darliana.
Esok paginya, Er membujuk Darliana untuk membantu mencari istrinya.
“Menurut Er, istrinya pergi ke daerah Lubuk Pakam, Deliserdang ke rumah rekan satu penjara Sus (tersandung kasus penipuan), akhirnya kami pun beranjak ke sana,” kata ibu Bhayangkari ini.
Lanjut Bidan PNS Dinkes Langkat ini, sesampainya di Lubuk Pakam mereka kemudian singgah dan istirahat di rumah makan. Er kemudian terlihat panik mencari istrinya hingga malam hari.
Saat mereka mau pulang ke Binjai, Er melihat istrinya Sus sedang duduk dengan Esp di tepi jalan.
Er pun menghampiri mereka dan mengajak istrinya untuk ikut bersamanya ke Binjai.
Karena melihat Esp hendak ikut naik ke mobil, suami Darliana sempat melarangnya untuk ikut. Namun akhirnya Esp juga ikut bersama mereka ke Binjai.
“Sus merayu saya agar Esp ikut, akhirnya Esp ikut bersama kami,” sebutnya.