Detik Pembacaan Teks Proklamasi, Bung Karno Demam Tinggi
Tepat pada pukul 10.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dengan suara parau membacakan teks proklamasi didampingi Bung Hatta.
Tepat pada pukul 10.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dengan suara parau membacakan teks proklamasi didampingi Bung Hatta.
Fakta menarik, teks proklamasi kemerdekaan Indonesia tulisan tangan Ir Soekarno sejatinya sempat dibuang karena dianggap tidak diperlukan lagi, tetapi kemudian diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi.
Rengasdengklok dipilih sebagai lokasi pertemuan karena terpencil, 15 km dari Kedunggede, Karawang pada jalan raya Jakarta-Cirebon. Gerakan tentara Jepang diperkirakan akan mudah terdeteksi baik dari arah Jawa Tengah, Jakarta, maupun Bandung. Pasukan Peta sendiri bersiap menahan di Kedunggede.
Teks proklamasi dirumuskan oleh Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo. Mulanya, naskah proklamasi ditulis tangan oleh Sukarno dan setelah disepakati baru diketik oleh Sayuti Melik.