Korban Banjir Terisolir Terima Bantuan Bupati Langkat
Pemkab Langkat membawa berbagai jenis bantuan, mulai dari beras, telur, minyak goreng, mie instan, kids ware, family kit, selimut hingga kasur lipat.
Pemkab Langkat membawa berbagai jenis bantuan, mulai dari beras, telur, minyak goreng, mie instan, kids ware, family kit, selimut hingga kasur lipat.
"Gak ada (menerima bantuan-red), mana Ibu Sribana, Ketua DPRD, ini Alex ini, minta bantuan," teriaknya menuntut.
Lebih menyedihkan lagi, posko pengungsian, dibangun mandiri oleh masyarakat, tanpa melibatkan pemerintah daerah dalam hal ini BPBD Langkat.
Selain memberikan bantuan paket sembako, Golkar Sumut beserta pengurus AMPG Sumut dan Langkat turut melakukan evakuasi korban banjir Tanjung Pura.
"Bantuan dari pemerintah enggak ada turun. Jadi jangan salahkan masyarakat. Duit sudah enggak laku. Ini kondisi terbaru ya, Alfamart. Alfamart Jalan Sudirman. Ya, habis," sambungnya.
Pihaknya juga masih terus menerima laporan warga yang belum mendapatkan pertolongan sembari menunggu surutnya air banjir di Tanjung Pura.
Diduga aksi nekat tersebut, dipicu kelaparan warga lantaran penyaluran logistik makanan tidak kunjung datang ditengah musibah banjir parah di Tanjung Pura.
Diketahui debit air banjir yang merendam Kecamatan Tanjung Pura kian tinggi. Artinya Jalinsum Medan-Aceh masih lumpuh total.
Dengan ketinggian air bervariasi mencapai 50 cm sampai 200 cm. Dampak kerusakan, kebutuhan, dan korban jiwa masih update pendataan.
Terdata ratusan rumah warga serta fasilitas umum, sekolah rumah ibadah, lahan perkebunan/pertanian dan peternakan terendam banjir di 12 desa dan 4 kelurahan dari 7 kecamatan.