Gebang Langkat Kembali Banjir, Warga Diminta Waspada
Terpantau debit air sungai dari Titi Tanjung Pura juga naik cukup tinggi, pada Jumat malam (2/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, setelah diguyur hujan dengan entitas deras semalaman.
Terpantau debit air sungai dari Titi Tanjung Pura juga naik cukup tinggi, pada Jumat malam (2/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, setelah diguyur hujan dengan entitas deras semalaman.
Fenomena ini menghadirkan beragama spekulasi dari sejumlah warga sekitar. Ada warga menyebutkan, korban mengemis akibat kebutuhan hidup.
Donasi terhimpun hampir Rp 1 miliar disalurkan melalui Baznas Yogyakarta ke sejumlah daerah terdampak banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, salah satunya Kabupaten Langkat.
Azizi bukan sekedar masjid tempat ibadah, kehadirannya merupakan simbol kejayaan Langkat, simbol kemakmuran, kesejahteraan, persatuan dan perdamaian, hubungan diplomatik internasional, dan kemajuan peradaban negeri bertuah.
Bupati Langkat meminta seluruh perangkat daerah, unsur TNI-Polri, BPBD, dan instansi terkait untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan,
Berdasarkan data sementara, tercatat 108.694 KK atau 434.776 jiwa terdampak, dengan jumlah pengungsi sekitar 87.950 jiwa,dan sebabkan 13 orang meninggal dunia.
Marni, salah satu warga Padangtualang, menyampaikan masyarakat masih sangat membutuhkan tambahan bantuan makanan serta mesin pompa untuk mempercepat surutnya air yang sudah berhari-hari menggenangi rumah mereka.
Kepada masyarakat Desa Air Hitam, Bobby menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat perbaikan tanggul.
Bupati memastikan jembatan terputus akan segera dibangun kembali agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Taufik menegaskan seluruh aparatur Dinsos bekerja tanpa henti demi memastikan warga terdampak mendapatkan haknya secara merata, cepat, dan tepat sasaran.