Demokrasi Tercabik, Sampai Kapan Uang Jadi Panglima di Pilkada
Pilkada ini menjadi refleksi pahit bagi kita semua. Demokrasi yang seharusnya menjadi pesta rakyat berubah menjadi arena transaksi.
Pilkada ini menjadi refleksi pahit bagi kita semua. Demokrasi yang seharusnya menjadi pesta rakyat berubah menjadi arena transaksi.
Demokrasi bukan sekadar proses memilih; ini adalah tentang harga diri dan masa depan kita semua.
Jika serangan fajar tidak disikapi dengan tegas dan serius maka sudah barang tentu praktik ini akan menjadi budaya politik yang buruk dan mendarah daging.
Ketua Bawaslu Langkat juga menghimbau masyarakat untuk berani melaporkan beragama indikasi kecurangan di pilkada.
Terkait informasi money politik itu, Ketua Bawaslu Langkat Supriadi mengaku belum menerima laporan soal informasi dimaksud dari jajarannya.
Jika idiom, “elu punya uang, elu punya kuasa. Tak ada siram, tak ada suara”, selalu relevan dalam setiap kontestasi politik seperti pilkada, habislah kita.
Politik uang (money politic) sudah bukan lagi rahasia umum setiap ada pesta demokrasi di Indonesia ini.