AXIALNEWS.id | Akses keuangan merupakan garda terdepan bagi penggerak ekonomi di suatu daerah. Adanya akses keuangan yang tersedia luas, masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan produk serta layanan jasa keuangan secara optimal dalam mengelola keuangan sesuai kebutuhan.
Penilaian ini disampaikan Wakil Walikota Binjai Rizky Yunanda Sitepu saat membuka Pasar Keuangan Rakyat 2023 dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023, di Binjai Supermall (BSM), Jumat (20/10/2023).
“Sehingga dapat meningkatkan perekonomian dimulai dari tingkat keluarganya,” ujarnya.
Digiat yang diisikan literasi keuangan, Rizky berharap edukasi, literasi, dan inklusi keuangan ini meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat pada sektor jasa keuangan.
Sehingga terwujud masyarakat Well Literate, yang artinya paham akan produk jasa keuangan agar inklusi keuangan meningkat.
Rizky juga berharap kerja sama yang baik dapat terus berjalan antara pemerintah daerah, OJK, Bank Indonesia, dan lembaga jasa keuangan, baik melalui berbagai kegiatan edukasi maupun melalui tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD).
“Kerjasama ini guna mempercepat program pemulihan ekonomi dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, demi terwujudnya Kota Binjai yang lebih baik,” harapnya.
Wakil Walikota Binjai juga mengungkapkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) merupakan agenda tahunan dalam rangka mendukung target inklusi keuangan tahun 2023 sebesar 90 persen.
Hal ini sesuai Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif, dan Peraturan Menteri Perekonomian Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif.
Diketahui, Inklusi Keuangan merupakan ketersediaan dan kesetaraan kesempatan dalam mengakses layanan keuangan.
Hal ini mengacu pada proses dimana individu dan dunia usaha mudah mengakses produk dan layanan keuangan yang tepat, terjangkau, dan tepat waktu yang mencakup produk perbankan, pinjaman, ekuitas, dan asuransi.(*)
Reporter: M Surbakti
Editor: M Afandi