AXIALNEWS.id | Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menerima audiensi Pimpinan dan Pejabat Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, di Ruang Perjamuan Mapoldasu, Rabu (9/8/2023).
Di pertemuan Kapolda Sumut didampingi Kepala Biro Logistik Kombes Pol Suranta Pinem, Direktur Reskrimum Kombes Pol Sumaryono, dan Kasubid Penmas AKBP Sonny W.Siregar.
Dari pihak PTPN II hadiri Direktur PTPN II Irwan Perangin angin, Kabag Pam Aset Topan Sidabalok, Presdir PT LNK Nasrudin, Direktur Produksi PT LNK Arota, dan Vendor Pengamanan dari PT GIS H Jubaidi.
Irjen Pol Agung Setya menyebutkan banyak persoalan terkait lahan PTPN II di Sumatera Utara sehingga diperlukan sebuah tim yang baik untuk menyelesaikannya.
“Ke depan kita jangan terlalu banyak rapat atau istilah di Medan nya “BECAK” (banyak cakap – red) sehingga kerjanya lambat. Bila perlu kita ketemuan/rapatnya di warung kopi saja dan kemudian langsung kerja,” ujarnya.
“Seperti diketahui bersama di Sumut ini sendiri, terkait persoalan masalah/sengketa tanah atau lahan sudah banyak terdapat pemain-pemain atau mafia yang di level ban hitam,” sebut Kapolda Sumut.
Agung menyebutkan seringnya terjadi pembalakan areal PTPN maupun Perhutani disebabkan kondisi lahan/kebun milik PTPN maupun Perhutani yang sangat luas dan tidak memungkinkan untuk dilakukan pemagaran seluruhnya.
Ditambah lagi kasus-kasus pencurian buah yang terjadi di areal kebun PTPN II yang hanya mengakibatkan kerugian di bawah Rp2,5 juta. Sebab itu diperlukan tim yang mumpuni untuk mengatasi semua persoalan tersebut.
“Untuk proses eksekusi lahan, ke depan kita akan meminimalkan penggunaan kekuatan Brimob, namun akan lebih banyak kepada tindakan persuasif dan di sinilah diperlukan tim kecil tersebut. Perangnya bukan perang fisik namun perang akal pikiran,” ujarnya.
Disarankan, PTPN II dalam hal ini harus lebih aktif dan ahli dalam mengolah dunia maya maupun media, diperlukan tindakan-tindakan intelijen dan pola sekuriti yang baik.
Agung juga menegaskan ke depan tidak ada lagi premanisme atau pemuda setempat yang selalu menghadang mobil/truk masyarakat maupun perusahaan yang melintas dengan dalih meminta dana partisipasi.
“Ini yang harus dipikirkan dan diupayakan penuntasan bersama. Optimisme harus ada,” tegas mantan Asops Kapolri itu.
Pada kesempatan itu, Direktur PTPN II Irwan Perangin angin, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sumut yang telah menerima kunjungan silaturahminya.
“PTPN II telah membuat MoU dengan Polda Sumut dalam pengamanan asset negara,” pungkasnya.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S