Wamenkes Tegaskan Pentingnya Controlling Ketat soal Potensi Virus Nipah di Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus (kanan) memberikan keterangan pers didampingi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X seusai melakukan pertemuan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto: Dok.Tribun Jogja/Hanif Suryo)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Pentingnya kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Nipah ke Indonesia ditegaskan oleh Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus. Ia menjelaskan bahwa kasus virus Nipah saat ini sudah terjadi di India sejak September tahun lalu.

“Nipah kan itu terjadi di India dari bulan September tahun lalu. Ada dua kasus di India, tapi India tahu bahwa itu sangat infeksius dan mematikan,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026).

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan COVID-19 Jelang Nataru, Berikut Strategi Kapolri

Ia menambahkan, pemerintah India langsung mengambil langkah tegas dengan memberlakukan pembatasan ketat.

“Tapi virus Nipah itu langsung mereka memberlakukan lockdown kencang supaya jangan sampai lepas. Kalau Thailand sangat kencang tuh di airport-nya,” ujarnya.

Baca Juga  Depan Wapres, Bobby Nasution Akui Narkoba Tantangan Terbesar Kemajuan Sumut

Ia pun bersyukur hingga kini virus tersebut belum masuk ke Indonesia.

“Tapi kita bersyukur sampai hari ini belum sampai Indonesia, moga-moga jangan sampailah, karena bisa sangat mengganggu,” katanya.

Baca Juga  Temui Kabaintelkam Polri, SMSI Rencanakan Pembentukan LKBH dan PCI

Namun, ia menegaskan Indonesia tetap harus waspada dan melakukan kontrol ketat agar tak terjadi penyebaran virus tersebut.

“Ya harus waspada. Oleh karena itu memang controlling ketat itu paling penting,” tandasnya.

Sumber: kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us