10 Unit Mesin Pencacah Rumput dari PT Rapala untuk Warga Peternak Sapi

PT Rapala (Raya Padang Langkat) menyalurkan mesin pemotong/pencacah rumput makanan ternak sapi kepada warga Desa Padang Langkat, Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Selasa (17/5/2022). (Foto istimewa)
Iklan Pemilu

Kades Padang Langkat Zulkarnain dan Kades Pasiran Darwin Sembiring dalam kesempatan yang sama mengatakan, sangat berterima kasih kepada perusahaan perkebunan PT Rapala yang telah merealisasikan bantuan kepada warga, khususnya para pemilik ternak sapi dan kambing di masing-masing dusun penerima.

Sementara itu, Staf Khusus PT Rapala Kandir Medan, Defriansyah Manik mengatakan jika bantuan mesin pemotong/pencacah rumput itu sebagai perwujudan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi DPRD Langkat dengan warga dan PT Rapala yang digelar 14 Maret 2022 lalu.

Baca Juga  Agen Togel Sidney Berhasil Ditangkap Pidum Polres Langkat di Tj Beringin

Dalam RDP itu, papar Defri, DPRD Langkat mengeluarkan rekomendasi bahwa ternak sapi dan kambing tidak diizinkan dilepaskan diareal perkebunan, masyarakat hanya di perbolehkan mengarit / mengambil rumput, kemudian portal dan pos pada pintu-pintu masuk HGU tetap dipertahankan.

PT Rapala (Raya Padang Langkat) menyalurkan mesin pemotong/pencacah rumput makanan ternak sapi kepada warga Desa Pasiran Langkat, Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Selasa (17/5/2022). (Foto istimewa)

Namun PT Rapala diminta untuk memberi bantuan mesin pemotong / pencacah rumput ke dusun-dusun sentra ternak pada dua desa yang berada di seputaran kebun Rapala.

Baca Juga  16 Pejabat Pemkab Langkat Dilantik, Ini Daftar Namanya

“Kami dari Rapala dan warga desa seputaran kebun sama-sama setuju dengan rekomendasi DPRD Langkat tentang bantuan mesin pemotongan / pencacah rumput tersebut sebagai solusi,” katanya.

Menurutnya keberadaan mesin-mesin tersebut bersesuaian dengan tujuan utama dari PT Rapala yaitu agar ternak warga tidak berkeliaran di areal HGU perkebunan Rapala.

Baca Juga  Mandi Kembang, Tandai Kenaikan Pangkat 59 Personil Polres Langkat

Sekaligus mengajarkan kepada para pemilik ternak untuk meninggalkan pola beternak tradisional kearah yang lebih modern dan intensif.

Sehingga binatang ternak yang dihasilkan lebih berkualitas dan bermutu tinggi kedepannya.

Termasuk dengan pendekatan peternakan modern tersebut, juga bisa menghindarkan ternak dari penyakit PMK (Penyakit Mulut Kuku) yang sedang mewabah saat ini. (*)

Reporter: Joko Edi S
Editor: Sajari

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us