AXIALNEWS.id – [dibaca: eksil nius] – Plt Bupati Langkat Syah Afandin menerima Kunjungan Kerja (Kunker) rombongan Komisi VIII (8) DPR RI, di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Jumat (17/2/2023).
Ketua Tim, H Marwan Dasopang anggota DPR RI Fraksi PKB (Dapil Sumut II), menjelaskan pihaknya melakukan Kunker di tiga lokasi yakni di Langkat Sumut, Balik Papan Kaltim, dan Labuan Bajo NTT.
Ia juga menjelaskan Komisi 8 sudah melakukan berbagai diskusi terutama di dalam penetapan APBN tahun 2023. Yakni di bidang Kementerian Agama termasuk ibadah haji, dan di Kementerian Sosial salah satunya bantuan PKH dan rumah sejahtera terpadu.
Selanjutnya Plt Bupati Langkat menyampaikan sejumlah usulan ke Komisi 8 DPR RI, berikut usulannya:
Mengusulkan rumah sejahtera terpadu (RST) atau rumah layak huni sebanyak 2.000 unit di bangun di Langkat.
200 ribu Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga Langkat. Sebelumnya, Langkat sudah menerima KIS kurang lebih 420.000 jiwa, tapi kalau dihitung persentasenya, masih sekitar 30% dari jumlah penduduk.
Pemberian modal usaha bagi pendamping PKH. Afandi menyebutkan, tak mengapa pendamping PKH tidak digaji, asalkan mendapatkan modal usaha.

Terakhir, Afandi mengusulkan pembangunan jembatan yang ada di Kecamatan Binge. Disana ada tempat wisata strategis seperti Rumah Pohon dan banyak peluang wisata lainnya. Dari situ dapat menuju ke Brastagi dengan waktu kurang lebih 40 menit.
Diakhir Kunker Komisi 8 DPR RI menyerahkan sejumlah bantuan dari pihak terkait (Kementerian) kepada Pemkab Langkat senilai ratusan juta.
Rombongan Komisi 8 DPR RI yang hadir:
Turut mendampingi anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI Edi Suharto, serta Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag RI Prof H Iman Latif. (*)
Reporter: Ajeni Sutiyo
Editor: Fakhrur Rozi