24 Komisariat HIMALA Ingatkan Publik Kepemimpinan Perdamain Rangkuti Tidak Sah

Salahi AD/ART organisasi, Pengurus Komisariat Himala sepakat tolak Mubeslub PB HIMALA. (Ajril)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id[dibaca: exsil nius] – Publik kembali diingatkan oleh 24 Komisariat HIMALA, terkhusus kepada Forkopimda Langkat bahwa Ketua PB HIMALA hasil dari Muslub tidak diakui kedudukannya oleh 90 persen jumlah komsariat di Indonesia.

Ketua Komisariat HIMALA Universitas Pembangunan Panca Budi, Yogi Mahendra, mewakili 24 Pengurus Komisariat (PK) HIMALA menyatakan bahwa Perdamain Rangkuti yang ditunjuk menjadi Ketua Umum PB HIMALA pada Mubeslub terlalu dipaksakan serta menyalahi AD/ART organisasi.

Baca Juga  Tiba di Medan, Brigjen Jawari Siap Melaksanakan Tugas Barunya

“Dalam AD/ART dan Akta Pendirian HIMALA, tidak dikenal adanya Mubeslub. Yang ada hanya Musyawarah Besar (Mubes) sebagai forum tertinggi pengambil keputusan. Peserta Penuh Mubes adalah seluruh delegasi setiap Komisariat yang ada, bukan yang lain. Jadi Mubeslub itu jelas tidak ada aturannya dan inskonstitusional. Itu ego para oknum senior dan ajang kepentingan,” tegasnya di Stabat, Selasa (11/4/2023).

Menurut Yogi, pelaksanaan Mubeslub itu tidak melihat dan tidak mendapatkan persetujuan dari komisariat-komisariat yang ada.

Baca Juga  Hj Rita Wizni: Wanita Pujakesuma Harus Solid Bergerak untuk Sumut Bermartabat

“Untuk itu saya mewakili 11 komisariat yang ikut dalam penolakan diawal dan kini menjadi 24 komisariat turut menolak Mubeslub tersebut, mengingatkan kembali kepada publik dan terkhusus Forkopimda Langkat, bahwa kepemimpinan mereka tidak sah,” tandasnya.

24 Komisariat HIMALA itu terdiri dari: USK Banda Aceh, UIN AR-Raniry, UNIMAL, IAIN Lhoksumawe, IAIN Langsa, STKIP AL Maksum, Poltekkes Medan, UNPAB, USU, UNIMED, UINSU, STAIJM, STKIP Budidaya,
STAIS Al Islahiyah, ITBI, UMSU, UISU, ITSI, UMN, UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Semarang, IIQ Jakarta, dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Sementara Perdamain Rangkuti saat dicoba konfirmasi terkait soal itu, masih enggan memberikan keterangan secara gamblang.

Baca Juga  Pemprovsu Intens Majukan Tangkahan dan Bukit Lawang

“Nanti kita jumpa aja dulu ya,” ucap Perdamain Rangkuti singkat saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (11/4/2023).(*)
Reporter: Ajril
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us