Cegah Eksploitasi, 40 Anak Diamankan Dinsos Medan dari Panti Asuhan Tak Berizin

Anak-anak yang diamankan Dinsos Medan dari dua panti asuhan tak berizin.(axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Dinas Sosial Kota Medan kembali melakukan penjangkauan ke panti asuhan yang berada di Jalan Rinte Raya No 61 Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan yang diduga melakukan eksploitasi anak dengan cara meminta bantuan melalui live media sosial.

Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin menjelaskan sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan penjangkauan di Panti Asuhan Tunas Kasih Olayama Raya di Kecamatan Medan Perjuangan

“Kami langsung bergerak setelah mendapat pengaduan masyarakat, tentunya berkolaborasi dengan aparat kepolisian, dan dari pemeriksaan sementara, Panti Asuhan ini tidak terdaftar dan tidak memiliki Izin Operasional sebagai Panti Asuhan/LKSA dari Dinas Sosial Kota Medan,” jelasnya, Kamis (21/9/2023) malam.

Kadis Sosial juga menjelaskan, total 40 orang anak yang saat ini mereka amankan dari dua panti asuhan tersebut dan selanjutnya ditempatkan sementara di Sentra Bahagia milik Kementerian Sosial RI di Jalan Williem Iskandar, No 377 Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung.

“Totalnya ada 40 orang, di panti asuhan pertama kita amankan 25 orang dan di panti asuhan kedua sebanyak 15 anak,” jelasnya.

Baca Juga  Pelarian Bupati RHP, Brigjen JO Sembiring: Saya Tanggungjawab Jika Ada Prajurit Terlibat
Baca Juga  Dua Ekor Sapi Diserahkan Bupati Langkat Untuk HAUL ke 98

Selanjutnya, Khoiruddin menambahkan, Dinas Sosial juga akan membentuk tim khusus untuk memonitoring keberadaan panti-panti asuhan yang juga diduga melakukan eksploitasi anak.

“Ini merujuk kepada surat edaran dari Menteri Sosial RI yang melarang adanya eksploitasi terhadap anak, lanjut usia dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Baca Juga  Oknum Bripka Direkomendasikan Bebas Tugas, Catatan Polres Langkat : 16 kali Lakukan Tindak Pidana

Menambahi pernyataan Kepala Dinas Sosial, Kabid Rehabsos Dinas Sosial Kota Medan Mariance menjelaskan, dari hasil penjangkauan ini pihaknya juga menemukan banyaknya fasilitas yang tak layak kepada anak penghuni panti asuhan.

“Kami juga berterima kasih atas respon cepat dari masyarakat yang peduli untuk segera melaporkan hal-hal yang dianggap janggal seperti ini, sehingga kami juga bisa cepat merespon agar dugaan eksploitasi anak seperti ini bisa diatasi secepatnya,” pungkasnya.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us