AXIALNEWS.id | Korban meninggal bertambah satu orang setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Korban meninggal ini merupakan pengendara sepeda motor.
Ia meninggal selang sehari, Senin (24/6/2024) pasca kecelakaan lalulintas (Lakalantas) antara mobil pick up dengan pengendara sepeda motor pada Minggu (23/6/24) sekitar pukul 15.55 WIB.
Kecelakaan tragis itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.
Tepatnya dekat Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari Langkat.
Kini total korban meninggal berjumlah dua orang dan tujuh (7) lainnya mengalami luka, tengah mendapatkan perawatan medis.
Hingga kini identitas lengkap korban meninggal dan luka belum diketahui.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) termasuk pihak yang harus ditetapkan sebagai tersangka juga belum diketahui.
Awak media telah mencoba mencari informasi tersebut kepada pihak berwenang Satlantas Polres Langkat.
Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Marulitua telah dikonfirmasi sejak Senin (24/4/24) melalui pesawat whatsapp nomor 08236056**** namun masih bungkam belum juga memberikan keterangan.
Diberitakan sebelumnya, mobil pick up tambrak sepeda motor, mengakibatkan sembilan korban dan salah satunya meninggal dunia (tewas) di tempat, Minggu (23/6/24) sekitar pukul 15.55 WIB.
Berdasarkan informasi diperoleh, ada sembilan korban dan satu meninggal dilokasi kajadian dengan kondisi tragis.
Peristiwa menghebohkan warga sekitar itu bermula saat satu unit mobil pick up membawa cat marka jalan datang dari arah Tanjungpura (Aceh) menuju Kota Medan.
Secara tiba-tiba memotong jalur kanan, musibah pun tak terelakkan, pick up membawa enam pekerja itu pun menabrak dua pengendara sepeda motor yang berlawanan arah.
Brak…!!! Suara dentuman keras terdengar, membuat warga dilokasi dan pengedara lainnya histeris. Alhasil banyak orang berkumpul melihat peristiwa itu, sempat menimbulkan kemacetan.
Dari sembilan korban, satu pria berusia 65 tahun meninggal dilokasi, merupakan pekerja marka jalan. Pria malang itu, awalnya berada di bak mobil pick up.
Terlihat dilokasi, mobil pick up terbalik dan cat marka jalan tumpah berserakan di badan jalan.
Mobil ambulan RSU Putri Bidadari pun berdatangan mengevaluasi para korban dibawah ke rumah sakit (UGD) guna mendapatkan perawatan medis.
Dari keterangan salah satu orang tua korban, pengendara sepeda motor yang ditabrak mobil pick up.
Diketahui, mereka baru saja pulang liburan akhir pekan dari kolam renang Dendang Tirta Kecamatan Stabat menuju arah Tanjungpura.
Lalu rombongan anaknya yang berjumlah tiga orang berada di depan, mendahului rombongan orang tuanya. Nahas mereka tertabrak mobil pick up itu.
“Kami baru pulang dari kolam renang Dendang Tirta, saya (orang tua korban) berada dibelakang korban, mereka jalan lebih dulu,” ungkapnya.
“Yang parah abangnya (korban), dua orang adiknya (juga) alami luka-luka,” terang orang tua korban dilokasi kejadian.(*)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Eddy