Ondim Akui Jalan Rusak 71%, Silpa Per Tahun Rp 200 M, Adli Tama: Sudahlah ikhlaskan saja biarkan kita perbarui Langkat

Paslon 2, Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring dan Paslon 1, Syan Afandin – Tiorita br Surbakti di debat publik kedua Pilkada Langkat, Senin (11/11/24) di Hotel Arya Duta Medan. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Segmen kelima sesi kedua debat publik kedua Pilkada Langkat. Kedua paslon saling bertanya, memberikan tanggapan dan menyangga terkait dengan tema debat.

Debat ini diikuti paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).

Kesempatan kedua diberikan paslon 1, untuk bertanya dengan waktu 1 menit.

Berikut ringkasan redaksi yang perlu diketahui masyarakat Langkat.

Pertanyaan Syah Afandin (Ondim):

Kaitan dengan akses pendidikan ya, yang menurut paslon 02 kami ada melakukan mungkin semacam penyimpangan atau apa ya.

Tapi saya ingin bertanya, apa konsep adinda untuk peningkatan pendidikan kompeten Langkat? yang sifatnya, mohon maaf, tidak dengan asumsi.

Kita mau, karena ini terkaitan dengan program pusat dan kaitannya, hubungannya dengan pemerintahan daerah. Itu satu, terkait tentang kualitas pendidikan.

Kemudian kita juga ingin melihat program secara nyata. Apa yang dilakukan oleh paslon 02 secara real untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tingkat menengah ke bawah.

Jawaban Adli Tama:

Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan. Tadi saya sampaikan di awal bagaimana infrastruktur itu salah satu faktor penting, karena jangkauan sekolah yang cukup jauh di kecamatan kita.

Harus kita akui dan itu menjadi beban para siswa dan banyak energi yang terbuang ketika jalan yang dilalui sangat parah (rusak).

Makanya pembangunan infrastruktur ke depan akan terfokus terutama pada akses pendidikan dan akses kesehatan.

Yang kedua, tentu saja bagaimana kita menyambut Indonesia Emas 2045 sesuai dengan program Bapak Presiden kita.

Baca Juga  Langkat Peringati Hari Bela Negara ke-74, Ini Pesan Afandin

Bagaimana penguatan karakter dan penguatan pendidikan yang unggul dan fokus pada sains dan teknologi atau STEM.

Ke depan Pemerintahan Kabupaten Langkat akan memulai edukasi sains, teknologi, engineering (teknik) dan mekanikal dari mulai tingkat SD.

Agar kita bisa memahami dan meyakinkan bahwa anak-anak muda Langkat ke depan tidak lagi melek atau tidak lagi gagal dalam tes-tes yang sifatnya matematika, teknologi, dan lain-lain.

Kemudian tentu saja infrastruktur sekolah, sarana dan prasarana.

Allhamdulilah karena rezeki dari Allah, saya bisa turun keliling Kabupaten Langkat, karena sambutan yang sangat baik, dari masyarakat akan perubahan.

Ada sekolah yang, mohon maaf saya, saya bukan menjelekan siapa-siapa, tapi ada sekolah bahkan kursi meja pun tidak ada pak, kursi meja tidak ada.

Ini tentu menjadi PR bagaimana kita ke depan fasilitas, sarana, prasarana sekolah harus bisa diperbaiki.

Karena kalau kita cerita negara ini mau jadi negara modern tentu saja pembangunan dimulai dari tingkat kabupaten, salah satunya Langkat.

Bagaimana Langkat bisa menjadi modern kalau kita belum punya lab? Bagaimana kita mau punya lab, kalau masih ada sekolah yang belum punya meja dan kursi?

Tanggapan Ondim:

Adinda perlu ketahui masalah infrastruktur, jalan, terutama ya, 71% jalan Langkat rusak. Anggaran kita nggak cukup, saya sampai dapat bantuan dari Korea Selatan.

Dapat bantuan dari Korea Selatan Rp 120 miliar. Itu di luar yang lain-lain, itu hanya kemampuan kita melobby.

Baca Juga  2.082 Guru Honorer Terangkat PPPK Dimasa TERASA hingga Kepemimpinan Ondim

Alhamdulillah, ya tadi saya bersyukur tadi mengasih masukan terkait tentang bagaimana peningkatan pendidikan ada sekolah yang rusak ini.

Insya Allah Adinda kalau saya nanti duduk sama Bu Tio, apa yang Adinda beri masukan ini nanti, kami akan lakukan untuk bagaimana memperbaiki ini.

Nampaknya Adinda sudah yakin kami duduk ini, Insya Allah, mudah-mudahan ini menjadi doa dan semangat kami karena memang terkait dengan anggaran makanya kita harus bijak.

Tadi saya bilang ada kecerdasan dari pemimpin untuk melihat mana yang menjadi skala prioritas untuk pendidikan.

Pendidikan itu 20% loh. Kita punya program peningkatan akses pendidikan, pembangunan sekolah unggulan, dan politeknik.

Itu sudah kita buat, penyediaan program beasiswa untuk siswa berprestasi dan guru berprestasi.

Pengembangan kurikulum lokal yang relevan dengan kebutuhan daerah, ini semua bagian-bagian yang Insya Allah, kalau ridha Allah kami mimpi untuk Kabupaten Langkat ini, akan kami lakukan.

Sanggahan Adli:

Pak Ondim, atau sebenarnya Pak Ondim sama Bu Tiorita ini mau menyerahkan PR semuanya ke kita.

Sebagai pemimpin harus optimis. Anggaran terbatas memang betul, tapi upaya peningkatan PAD tidak dilakukan dalam 5 tahun kebelakang.

Bahkan silpa kita yang Rp 200 miliar setiap tahunnya, itu kan juga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.

Maka saya rasa Pak Ondim sama Ibu Tiorita, sudah lah, ikhlaskan saja, biarkan kita perbarui Langkat ini, biar Langkat bisa lebih maju dan berkah.

Baca Juga  Disambut Ondim, Desi Ratnasari & DPR RI lainnya Kunker Persiapan Seleksi 1 Juta Guru PPPK

Kita tidak lagi bercerita bagaimana jalannya rusak karena anggaran terbatas, sekolahnya jelek karena ketidakmampuan, ekonominya jelek karena kita selalu menyalahkan, tidak Pak.

Kami, kalau Bapak (Ondim) – Ibu Tiorita menyerahkan pada kami, kami ingin merangkul semua pihak.

Mari kita duduk bersama, kita selesaikan masalah ini bersama, dan tidak ada yang tertinggal di Kabupaten Langkat lagi.

Mungkin itu Pak Ondim sama Ibu Tiorita, saya rasa terima kasih karena sudah mengakui kegagalan-kegagalan 5 tahun yang belakang.

PERLU DIKETAHUI

Debat publik kedua Pilkada 2024 selesai digelar KPU Langkat di Hotel Arya Duta Medan, Senin (11/11/2024).

Debat terakhir ini adu gagasan antara paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).

Debat mengusung tema: Peningkatan pelayanan masyarakat dan sinkronisasi pembangunan daerah dan pusat.

Memiliki empat sub tema, yakni pendidikan, kesehatan, birokrasi, dan ekonomi.

Lengkapnya dapat dilihat di chenel youtube GARUDA TV: Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat.

Panelis (penyusunan materi) debat sebanyak enam orang, adalah:

  1. Dr. Edy Ikhsan, SH, MA
  2. Assoc. Prof. Dr. H. Ficki Padli Pardede, MA
  3. Dr. Syarbaini Saleh, S.Sos.,M.Si
  4. Ir. H. Aspan Sofian, MM
  5. Dr. Hisar Siregar, SH, M.Hum
  6. Dr. Faisal Riza, MA

Debat disiarkan langsung Garurda TV, dipandu moderator Qori Hasibuan dan Feby Grace Hutajulu.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us