AXIALNEWS.id | Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti hadiri kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Kamis (9/10/2025).
Giat ini perkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan.
Dalam kunjungan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov Sumut, PT Sei Mangkei Nusantara Tiga, dan BPJS Ketenagakerjaan tentang pengelolaan tenaga kerja di kawasan KEK Sei Mangkei.
Penandatanganan ini menjadi langkah strategis mewujudkan pengelolaan tenaga kerja berkeadilan, aman, dan berkelanjutan.
Turut dilakukan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja rentan penerima bantuan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan (JKK dan JKM).
Program ini bagian dari upaya pemerintah mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui perlindungan sosial bagi pekerja di sektor informal.
Gubernur Bobby Nasution menegaskan Pemprov Sumut berkomitmen kuat melindungi pekerja rentan di berbagai sektor, khususnya perkebunan sawit, pertanian, dan perikanan.
“Tahun 2025 ditetapkan sebanyak 20.879 pekerja rentan sebagai penerima bantuan iuran JKK dan JKM, terdiri dari 17.361 pekerja sektor sawit di 21 kabupaten/kota, serta 3.518 pekerja petani dan nelayan di wilayah miskin ekstrem, terutama di Kepulauan Nias,” sebut Bobby.
Ia meminta seluruh bupati dan wali kota se-Sumut memastikan data penerima sesuai kuota dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan pekerja miskin ekstrem serta mereka berisiko tinggi dalam pekerjaan.
Dalam program tahun 2025 ini, Kabupaten Langkat memperoleh kuota 1.400 pekerja rentan, terdiri dari pekerja sektor sawit dan nelayan untuk menerima bantuan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan.
Wakil Bupati Langkat menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap para pekerja di Langkat.
Ia menegaskan Pemkab Langkat di bawah kepemimpinan Bupati Syah Afandin terus mendukung program perlindungan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pekerja yang selama ini belum tersentuh perlindungan formal.
“Bapak Bupati Syah Afandin berkomitmen agar masyarakat Langkat, khususnya para pekerja sawit dan nelayan, mendapatkan perlindungan sosial yang layak. Program ini sangat membantu mereka dari risiko kerja sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Langkat,” ujar Tiorita.(*)
Editor: Riyan