Kecelakaan Depan RS Putri Bidadari, Sang Suami Menangis Sujud di Depan Jenazah Istri

Jenazah korban lakalantas ditutupi kain terjadi depan Rumah Sakit (RS) Putri Bidadari Wampu Senin (17/11/25) siang. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Kesedihan menyelimuti lokasi kecelakaan di depan Rumah Sakit (RS) Putri Bidadari Wampu pada Senin siang (17/11/2025).

Satu korban tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan, diduga melibatkan sepeda motor dan sebuah kendaraan Tangki Tronton.

Satu korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan dan telah ditutup dengan kain.

Sejumlah keluarga korban tampak histeris dan menangis di lokasi. Kehadiran mereka menarik perhatian warga sekitar yang berusaha menenangkan, namun suasana tetap penuh duka.

Menurut sumber, Ibu tersebut bersama saudara ingin membawa keponakannya Muhammad Guntara Ramadhan (balita) ke RS Putri Bidadari.

“Mereka di sepeda motor ada tiga. Saat belok kiri ke RS Putri Bidadari. Belakang sepeda motornya ditabrak Tronton. Ibu masuk ke bawah kolong Tangki Tronton sehingga kakinya putus dan remuk. Ibu itu yang duduk di belakang meninggal dunia. Keponakan yang dibawanya tadi dan saudaranya selamat,” jelas sumber.

Baca Juga  Mantan Ketua PWI Margiono Meninggal Dunia, SMSI Berduka

Seorang pria yang menangis dan sujud di hadapan Jenazah ternyata suaminya, setelah ditelepon keluarga.

“Yang menangis tersebut adalah suaminya ditelepon sama keluarga yang selamat. Datang terus histeris menangis,” kata sumber.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Langkat, Ipda Budi menjelaskan kecelakaan lalu lintas terjadi antara 1 (satu) Unit Sepeda Motor Yamaha Aerox Nomor Polisi BK 5060 PBV yang dikendarai korban Syarifah berpenumpang Nurhidayati dan Muhammad Guntara Ramadhan, kontra dengan 1 (satu) Unit Mobil Mitsubishi Tangki Tronton Nomor Polisi BK 8610 CR yang dikemudikan Ibnu Khatab, pada pukul 14.15 WIB (17/11).

Ketiga korban merupakan warga Desa Karang Gading Kecamatan Secanggang.

Baca Juga  Program Security Cyber 'Prabowo-Gibran' Lindungi Pemilih Pemula dari Hoaks

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nasional Medan – Tanjung Pura KM 42 – 43 Ds. Jentera Stabat Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara tepatnya di depan RSU Putri Bidadari Wampu.

“Menurut keterangan saksi di TKP sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas Sepeda Motor Yamaha Aerox dan Mobil Mitsubishi Tangki Tronton datang dari arah Medan menuju arah Tanjung Pura dan berjalan beriringan dengan posisi Sepeda Motor Yamaha Aerox berada di sebelah kiri sedangkan Mobil Mitsubishi Tangki Tronton berada di sebelah kanan (satu arah),” jelas Ipda Budi.

Baca Juga  Reses Antoni, Warga Tanjung Putus Minta Lanjutan Pengaspalan

Dijelaskan Ipda Budi, setibanya di TKP yang merupakan jalan lurus, stang sebelah kanan Sepeda Motor Yamaha Aerox menyenggol bagian samping sebelah kiri Mobil Mitsubishi yang mengakibatkan kedua penumpang Sepeda Motor terjatuh ke kiri.

“Sedangkan pengemudi Sepeda Motor Yamaha Aerox, terjatuh ke kanan dan terlindas ban belakang sebelah kiri Mobil Mitsubishi Tangki Tronton. Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia di TKP,” ungkap Ipda Budi.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us