Fokal IMM Sumut Bincang Ekonomi Perkuat Keuangan Umat

Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (Fokal IMM Sumut) menggelar Bincang Ekonomi dan temu alumni lintas generasi, Senin (24/11/25) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (Fokal IMM Sumut) menggelar Bincang Ekonomi dan temu alumni lintas generasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara, Senin (24/11/2025).

Giat dibuka Wakil Ketua Fokal IMM Sumut Buya Rafdinal. Ia menyampaikan para Alumni IMM baik menjadi Pengurus Fokal IMM di berbagai tingkat atau tidak menjadi pengurus, kesemuanya tetap perlu perkuat ekonomi dengan membangun jejaring dan kerjasama ke berbagai pihak.

Menurutnya, para Alumni IMM banyak yang sudah berhasil membangun kekuatan ekonomi dan bisnis di berbagai bidang usaha. Jadi adanya jejaring ekonomi akan dapat mensejahterakan para alumni dan umat Islam secara umum.

“Untuk ini Fokal IMM Sumut akan melakukan pendataan atau inventarisasi para alumni yang memiliki usaha ekonomi bisnis seperti di miliki Alumni Fokal IMM FISIP UMSU Muhammad Ronny Suherza, punya usaha Waroeng Royal Dimsum, telah memiliki 32 cabang di berbagai kabupaten/kota di Indonesia,” sebutnya.

Baca Juga  IMM Sumut Yakin SATRIA Komitmen Tepati Janji Pilkada

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut juga Koordinator Bidang Ekonomi, Ustaz Mahmud Yunus Daulay, menegaskan pentingnya Fokal IMM memperkuat ekosistem ekonomi Muhammadiyah di Sumatera Utara agar lebih berdaya saing dan berkontribusi bagi umat.

Diskusi dipandu Kyai Preneur Putrama Al Khairi dan menghadirkan sejumlah pelaku usaha sebagai pemantik, di antaranya:

  • Adi Munasip yang dikenal berkiprah di sektor ketahanan pangan,
  • Edi Saputra yang juga politisi sekaligus produsen sabun cair multifungsi Sunblue, serta
  • Perwakilan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop RI Wilayah Sumatera.
Baca Juga  IMM Sumut Bahas Dampak Putusan MK 135, Soroti Pemisahan Pemilu Nasional & Lokal

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para alumni berbagai generasi saling berbagi success story dalam membangun usaha dengan beragam sektor.

Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PWM Sumut, Dr Irfan menyampaikan gagasan strategis penguatan ekonomi Muhammadiyah.

Dosen FEB UMSU itu menegaskan, membangun ekosistem ekonomi Muhammadiyah berarti meningkatkan kapasitas usaha warga dan organisasi dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam serta prinsip keadilan.

Irfan menguraikan beberapa strategi yang perlu dijalankan, antara lain:

  1. Pengembangan UMKM: Mengoptimalkan potensi usaha warga Muhammadiyah dan meningkatkan akses pasar produk lokal, seperti sabun cair Sunblue yang digunakan luas di lingkungan persyarikatan.
  2. Investasi Syariah: Mendorong investasi pada sektor halal seperti pertanian, perikanan, hingga pariwisata.
  3. Penguatan Koperasi: Mengembangkan koperasi syariah sebagai wadah peningkatan ekonomi anggota.
  4. Pendidikan dan Pelatihan: Menyediakan pelatihan ekonomi dan kewirausahaan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
  5. Jaringan dan Kerja Sama: Membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga guna memperluas akses pasar dan permodalan.
  6. Pengembangan Teknologi: Pemanfaatan teknologi seperti sistem informasi manajemen dan e-commerce untuk meningkatkan efisiensi usaha.
Baca Juga  SevOne Jadi Solusi Pemantauan Jaringan Real-Time yang Andal dan Efisien

Irfan menegaskan, jika ekosistem ekonomi Muhammadiyah dibangun secara serius, maka kemandirian ekonomi umat dapat diwujudkan.

“Visi besar ekonomi Muhammadiyah adalah bangkitnya etos bisnis dan kreativitas kewirausahaan yang berdaya saing untuk memajukan kehidupan umat dan bangsa,” ujarnya. (*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us