AXIALNEWS.id | Kota Tanjungbalai mengalami hujan tanpa henti selama lebih dari 24 jam sejak Kamis (27/11) dini hari hingga Jumat (28/11). Hujan mulai turun sekitar pukul 01.00 WIB dan bertahan sampai Jumat sore dengan intensitas yang berubah-ubah, dari gerimis hingga hujan lebat yang mengguyur beberapa kali sepanjang hari.
Curah hujan yang terus berlangsung membuat aktivitas warga melambat, namun tetap berjalan. Pada beberapa titik, genangan air muncul dan menutup sebagian ruas jalan, terutama saat hujan mencapai puncak intensitas.
Peringatan dini BMKG Wilayah I Medan yang telah beredar sebelumnya menyebutkan adanya pembentukan awan konvektif yang memicu tingginya curah hujan di sejumlah daerah, termasuk Kota Tanjungbalai.
Selama hujan berlangsung, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim B memerintahkan Dinas BPBD serta Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLH) untuk memantau wilayah rawan banjir.
Petugas menyisir sejumlah kawasan di Kecamatan Datuk Bandar, Datuk Bandar Timur, Sei Tualang Raso, dan Tanjungbalai Selatan.Personel DLH bersama BPBD turun ke lapangan untuk mengecek aliran drainase dan memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memperparah genangan.
“Sesuai arahan Wali Kota Tanjungbalai, kami tetap siaga memastikan aliran air hujan mengalir lancar sehingga ruas jalan yang tergenang bisa pulih,” ujar Plt Kadis Kebersihan dan LH, Andre Ginting, S.Kom, Sabtu (29/11/2025).
Secara terpisah, Kalaksa BPBD Pemkot Tanjungbalai menyampaikan melalui sambungan telepon bahwa hingga Jumat malam, pihaknya belum menerima laporan kerusakan besar maupun banjir yang merendam rumah warga.
Meski demikian, BPBD tetap menyiagakan peralatan darurat untuk mengantisipasi potensi banjir kiriman jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
“Sampai hari ini belum ada laporan kerusakan dan korban. Hanya ada satu pohon tumbang yang menutup jalan. Status daerah tetap Siaga,” kata Kalaksa BPBD, M. Idris.

Gerak cepat Pemkot Tanjungbalai mendapat respons positif dari masyarakat. Rahman (53), salah seorang warga, menilai penanganan yang dilakukan pemerintah membuat genangan cepat surut.
“Hasilnya terlihat. Air yang merendam badan jalan cepat surut. Atas nama masyarakat, saya berterima kasih kepada Pemkot Tanjungbalai di bawah kepemimpinan Mahyaruddin Salim dan Muhammad Fadly Abdina,” ujar Rahman.(*)
Editor Syafrizal Manurung