IKOM -2 Humas UINSU Gelar Diskusi Komunikasi Pembangunan Mental Gen Z

Narasumber dan peserta seri diskusi komunikasi pembangunan IKOM -2 Humas UINSU. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id[dibaca: eksil nius] — Prodi Ilmu Komunikasi (IKOM) -2 Humas Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Stambuk 2019 gelar seri diskusi komunikasi pembangunan, di Gedung Aula Fakultas Ilmu Sosial UINSU Tuntungan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/12/2022).

Seri diskusi komunikasi pembangunan ini merupakan kegiatan yang didasari atas kesepakatan mahasiswa dengan dosen pengampu komunikasi pembangunan untuk mengevaluasi mengenai bagaimana komunikasi pembangunan itu sendiri. 

Seri diskusi ini mengangkat tema “Love Language dan Fenomena Kesehatan Mental Gen Z”. Dibuka Dekan Fakultas Ilmu Sosial UINSU Prof Dr Abdurrahman MPd yang sekaligus menjadi keynote speaker pada seri diskusi. 

Giat ini menghadirkan narasumber berkompeten dibidangnya yaitu Endang Haryati MPsi selaku Kepala PKK dan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA), dan Widya Susanti SPsi selaku Kepala Seksi Pelayanan UPTD P2TP2A Provinsi Sumatera Utara. Turut hadir Dosen Pengampu mata kuliah Komunikasi Pembangunan, Dr Fakhrur Rozi SSos MIKom. 

Baca Juga  Dua Ekor Sapi untuk HAUL Tuan Guru Babussalam ke-99 Diserahkan Afandin

Seri diskusi ini berlangsung sukses dengan banyaknya peserta yang berantusias hadir dan aktif dalam bertanya mengenai kesehatan mental Gen Z.

Baca Juga  Arief Sudarto Trinugroho Dilantik Jadi Sekdaprov, Gubsu: Loyalitas Tak Bisa Ditawar

Prof Abdurrahman mengingatkan mahasiswa agar selalu menjaga ketaqwaan. Sebab menurutnya, salah satu sumber masalah individu dikarenakan tingkat ketaqwaan terhadap Allah SWT yang rendah dan menurun, sehingga ketaqwaan tersebut akhirnya terputus dan berdampak negatif terhadap mental dan kehidupan. 

Ajril Fadli selaku ketua panitia seri diskusi ini berharap seri diskusi menambah wawasan generasi millenial untuk menjaga kesehatan mental dirinya dalam menyongsong kehidupan dan masa depan lebih baik. “Semoga kita sebagai generasi muda dapat menjaga kesehatan mental kita agar terciptanya pembangunan yang lebih baik kedepannya,” ujarnya berharap. 

Baca Juga  Bupati Labusel Ingatkan Sarjana Kontribusikan Ilmunya

Salah satu peserta seri diskusi, Muhammad Syaipudin mengakui tema yang diambil menarik dan membantu generasi muda dalam menjaga mental untuk meningkatkan rasa hormat kepada orang tua dan para guru/dosen.

“Ini sangat berdampak baik bagi kami. Kami semakin mengerti cara yang baik bagaimana menjaga kesehatan mental dalam bersikap dan berbicara kepada teman sebaya, lebih tua, serta guru dan kedua orang tua,” ungkapnya. (*) 

  • Reporter: Mitha S
  • Editor: M Afandi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us