AKBP Roro Sosok Wanita Tangguh Rawat 3 Anak Seorang Diri, Ia Meninggal Kecelakaan Kendarai Motor Metik

Pelepasan jenazah Polwan Polda Kepri AKBP Roro Arikawati Kusumaningdya. Ia meninggal dalam kecelakaan maut, Kamis (6/2/25) pagi. Kini jenazah korban telah diberangkatken dari Polda Kepri melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Kota Magelang, Jawa Tengah, untuk dimakamkan secara dinas kepolisian. (DOK. HUMAS POLDA KEPRI)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | AKBP Roro Arikawati Kusumaningdya pantas disebut sebagai sosok wanita tangguh. Polwan bertugas di Polda Kepulauan Riau (Kepri) seorang single parent mengurusi 3 orang buat hatinya seorang diri sejak berpisah dengan sang suami.

Kini ia telah berpulang ke Sang Pemilikannya, Allah SWT, setelah mengalami kecelakaan maut pada Kamis (6/2/2025) pagi, di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.

Polisi wanita (Polwan) yang menjabat sebagai Kasubbiddalkeu Bidkeu Polda Kepri ini tewas setelah sepeda motor matik yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Daihatsu Luxio saat menuju kantor.

Kasatlantas Polresta Barelang, AKP Afiditya Arief Wibowo membenarkan kejadian tersebut.

“Korban dilaporkan tewas di lokasi kejadian,” ujarnya.

Saat ini, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sudah diamankan oleh pihak kepolisian serta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan bukti-bukti yang diperlukan.

“Kami sudah melakukan TPTKP dan olah TKP yang dipimpin langsung oleh Dirlantas,” pungkas AKP Afiditya.

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kecelakaan, polisi menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) milik Korlantas Mabes Polri.

Alat ini berfungsi untuk menganalisis dan merekonstruksi kejadian secara detail. “Alat ini masih berproses. Kami juga akan menggunakan saksi ahli untuk memperkuat bukti pemeriksaan,” jelasnya kemudian.

Selain itu, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari dua saksi yang berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto mengatakan, kecelakaan terjadi di Jalan Hang Tuah, tepatnya di jalur utama dari arah Nongsa menuju Bandara Hang Nadim.

“Ya, benar. Kejadiannya saat beliau berangkat kerja (dinas),” ujar Tri.

Korban Telah Dimakamkan

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan almarhumah dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat akan bertugas, Kamis (6/2/2025).

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Namun, nyawa AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah, tidak tertolong.

Baca Juga  Kecelakaan di Tol, Pasangan Artis Vanessa & Bibi Dikabarkan Meninggal Dunia

Setelah selesai pemulasaraan di Rumah Sakit Bhayangkara, upacara pelepasan jenazah di pimpin Kabidkeu Polda Kepri Kombes Pol Dedy Agus Sulistyjono.

“Jenazah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Kota Magelang, Jawa Tengah, untuk dimakamkan secara kedinasan,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Polda Kepri Berbelasungkawa

Ia menyampaikan seluruh jajaran Polda Kepri turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhumah.

Semasa hidupnya, almarhumah dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugas. Almarhumah meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak.

“Semoga Almarhumah diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Sosok dan fakta tentang AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah

  • AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah (50) berdinas di Polda Kepri sejak tahun 2005.
  • AKBP Roro sebelumnya berdinasi di Polrestabes Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim).
  • Selama di Provinsi Kepulauan Riau, AKBP Roro selalu berdinas di Polda Kepri.
  • AKBP Roro diketahui merupakan perwira karir. Ia pindah ke Polda Kepri saat masih berpangkat Inspektur Satu (Iptu).
  • Roro pindah ke Kepri dari Polres Surabaya karena ikut suami yang saat itu bekerja di Telkom.
  • Joko, mantan suami Roro, menceritakan jika sang istri awalnya pindah ke Kepri saat ia pindah tugas. “Saya ini pensiunan Telkom, terakhir kantor saya di Sekupang,” ucap Joko kepada TribunBatam.id.
  • Joko menceritakan dirinya bercerai dari korban tiga tahun terakhir. “Itu tidak perlulah diceritakan masalahnya. Yang jelas kami sangat kehilangan, karena ibu dari anak saya sudah tiada,” ujarnya.
  • Dari pernikahan Joko dengan Roro mereka dikarunia tiga orang anak. Anak pertama duduk di bangku SMA dan dua orang lagi duduk di bangku SMP. “Tadi saya minta agar anak-anak saya mendampingi ibunya ke kampung halaman,” kata Joko.
Baca Juga  Tingkatkan Kinerja, Asdatun Kejatisu Galakan Pendampingan Hukum
Polwan Polda Kepri AKBP Roro Arikawati Kusumaningdya meninggal dalam kecelakaan maut, Kamis (6/2/25) pagi. . (DOK. HUMAS POLDA KEPRI)
  • Joko mengaku meski tidak bisa ikut pulang kampung mengantar jenazah mantan istrinya, namun ia mengaku sangat kehilangan. “Kita sangat sedih, ya terlepas dari masalah keluarga. Yang membuat kita semakin sedih ibu dari anak saya sudah tiada,” ujarnya.
  • Untuk di rumah duka sendiri Joko mengatakan mereka akan mengadakan acara doa selamatan bagi Almarhumah. “Nanti kami tetap kirim doa,” tutupnya.
  • Kepergian AKBP Roro Arikawati meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya di Polda Kepulauan Riau (Kepri).
  • Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengenangnya sebagai sosok polisi berdedikasi yang juga seorang ‘single parent’ tangguh yang membesarkan ketiga anaknya seorang diri.
  • Meski memiliki tugas berat sebagai perwira polisi, AKBP Roro tetap mengutamakan keluarganya. Ia membesarkan tiga anaknya Kartika (16), Intan (13), dan Heri (12) dengan penuh kasih sayang.
  • Setiap pagi sebelum dirinya berangkat dinas, AKBP Roro selalu memastikan anak-anaknya mendapatkan sarapan yang dimasaknya sendiri. “Dia tidak pernah menyerahkan tugas itu kepada pembantu. Setiap pagi dia memasak untuk ketiga anaknya,” kenang Kombes Pol Zahwani.
  • Selain itu, kata Zahwani Pandra, almarhumah dikenal sebagai pribadi religius yang selalu menjaga ibadahnya.
  • Setiap hari, dia bangun pukul 04.00 WIB untuk salat tahajud, lalu melanjutkan salat Subuh sebelum mengurus kebutuhan anak-anaknya.
  • Pagi sebelum kejadian tragis itu, AKBP Roro sempat memasak mie goreng untuk anak-anaknya. Namun, berbeda dari biasanya. Mie tersebut terasa hambar dan pucat, seolah menjadi pertanda kabar duka yang akan datang. “Biasanya mie buatannya enak, tapi pagi itu terasa hambar. Warna mie-nya pun sudah pucat, tidak seperti biasanya,” ungkap Kombes Pol Zahwani, menirukan kesaksian anak-anak almarhumah.
  • Seusai menyiapkan sarapan, AKBP Roro mengantar dua anaknya, Intan dan Heri, ke sekolah. Ia berencana kembali ke rumah untuk menjemput anak sulungnya, Kartika.
    Namun, takdir Allah SWT berkata lain. Kartika yang menunggu hingga pukul 06.55 WIB mencoba menghubungi, tetapi panggilan itu justru dijawab oleh petugas Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.
  • Selain dikenal sebagai ibu yang penuh kasih, AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah juga merupakan sosok polisi wanita yang bertanggung jawab.
  • Dia pernah bertugas di Humas Polda Kepri pada 2017, dan dikenal memiliki loyalitas tinggi dalam pekerjaannya. “Saya kenal beliau sejak saya masih bertugas di Divisi Humas Polri. Waktu itu saya ada tugas supervisi, dengan tim Humas Polri, dan beliau pernah mendampingi kami hingga ke Karimun,” ujar Kombes Pol Zahwani.
  • Terakhir kali rekan-rekannya melihat AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah adalah saat bertugas dalam acara Malam Kenal Pamit pergantian Kapolda Kepri dari Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah ke Brigjen Pol Asep Safrudin pada 3 Februari 2025 di Hotel Radisson.
  • Malam itu, ia bekerja hingga larut, dan memastikan tamu-tamu mendapatkan pelayanan terbaik. “Dua atau tiga hari menjelang berpulangnya almarhumah, ia sempat bercerita ke beberapa anggota Polwan lainnya bahwa dirinya mengalami kelelahan, ada pernyataan seperti itu,” tutur Zahwani.
  • Saat ini, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan sejumlah personel sedang menemani ketiga anak dari AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah ke Jakarta untuk menemui keluarganya. “Semoga dedikasi beliau menjadi amal jariyah, dan ditempatkan di tempat yang mulia disisi Allah SWT,” tutupnya.(*)
    Sumber: tribunmedan
Baca Juga  Komnas PA Minta Polda Sumut Tambahkan Polwan di Unit PPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us