AXIALNEWS.id | Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025 lalu, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan eksistensinya. Meski demikian, tidak dipungkiri bahwa hambatan di berbagai sisi masih terjadi.
Guna mengatasi kendala tersebut sekaligus mendorong operasionalisasi unit bisnis KDKMP, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Medan S Parman menggelar forum silaturahim pada Rabu (18/2/2026) siang.
Pertemuan ini menghadirkan perwakilan pengurus Kopdes Merah Putih dari wilayah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, dan Kabupaten Langkat.
Forum diskusi ini digelar untuk menggairahkan pengurus Kopdes Merah Putih dalam mengoperasikan rencana bisnis koperasi tersebut.
Retail and Transaction Business Manager BSI Medan S Parman, Bambang Irawady, menyebutkan bahwa forum silaturahim ini menjadi ajang bertukar informasi sekaligus kolaborasi lintas stakeholder untuk memajukan Kopdes Merah Putih di Sumatera Utara.
“Bank BSI sebagai salah satu Bank Himbara yang memperoleh tugas dari pemerintah pusat memiliki kewajiban ikut berkontribusi langsung untuk menyejahterakan masyarakat melalui Kopdes Merah Putih,” kata Bambang Irawady dalam forum yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 4, Bank BSI Medan S Parman tersebut.
Para pengurus Kopdes Merah Putih yang hadir turut mendapatkan insight mengenai program unggulan BSI, di antaranya investasi emas sebagai instrumen keuangan syariah yang saat ini tengah diminati masyarakat.
Selain itu, dipaparkan pula program digitalisasi keuangan melalui Bewize dan penggunaan BSI Agen sebagai salah satu lini bisnis Kopdes Merah Putih, termasuk penguatan branding BSI Agen.
“Selain program cicil emas, BSI juga bertekad menjadikan seluruh Kopdes Merah Putih di Sumut sebagai BSI Agen,” ujar Bambang.
Menurutnya, program ini sangat mendukung Kopdes Merah Putih dalam menjalankan roda bisnisnya, sembari menunggu skema bisnis lain yang akan dijalankan oleh koperasi.
“Kami tetap memberikan kesempatan bagi masyarakat umum, terutama bagi pengurus Kopdes Merah Putih, untuk mendaftar BSI Agen sehingga bisa memperoleh manfaatnya,” ungkapnya.
Usai acara, perwakilan pengurus koperasi yang hadir langsung mendaftar sebagai BSI Agen. Sebagai informasi, forum diskusi ini terselenggara atas koordinasi dan kolaborasi antara Project Management Officer (PMO) KDKMP Sumatera Utara, Kabupaten Langkat, Kota Medan, dan Kabupaten Deli Serdang, serta tokoh masyarakat sekaligus pemerhati koperasi di Kota Medan.
“Selanjutnya akan ditindaklanjuti proses pendampingan sampai project (BSI Agen dan Branding BSI KDKMP) selesai dengan baik, yang ditargetkan rampung pada bulan Maret mendatang,” tandas Bambang Irawady.
Editor: Tim Redaksi