Evaluasi KPRBN, Pemprov Sumut Diminta Fokus Tiga Hal Ini

Pj Gubernur Sumut Hassanudin hadiri Monitoring dan Evaluasi Reformasi dan Birokrasi Tematik Kemiskinan dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemprov Sumut diselenggarakan KemenPAN RB, Senin (25/9/23) di Ballroom Hotel Grandhika, Medan.(axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Pj Gubernur Sumut Hassanudin mengapresiasi Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) yang memberikan evaluasi kinerja dan akuntabilitas di Pemprov Sumut. Evaluasi ini diharapkan memberikan dampak positif ke depan dalam pelaksanaan tugas dan kinerja.

“Ini merupakan tantangan kita dalam melaksanakan tugas, yang perlu kita evaluasi dan harus berubah lebih baik lagi,” Hassanudin, pada Monitoring dan Evaluasi Reformasi dan Birokrasi Tematik Kemiskinan dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemprov Sumut, di Ballroom Hotel Grandhika Jalan Dr Mansyur Medan, Senin (25/9/2023).

“Kita harus selalu adaptif dan keselurahan hasil kinerja kita, muaranya adalah keadilan sosial untuk masyarakat,” sambungnya.

Hadir di antaranya Sekretaris Eksekutif KPRBN Eko Prasojo, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, dan seluruh Kepala OPD Pemprov Sumut.

Baca Juga  Hari Keputeraan T. Amir Hamzah ke 111, Masyarakat Langkat Minta Bangunan Sejarah Dilestarikan

Menurut Hassanudin, dalam evaluasi ini hal yang perlu diubah adalah cara berpikir dan bertindak dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, sesuai dengan pilihan profesi pekerjaan untuk mengabdi pada pelayanan masyarakat.

“Tapi Pak Eko, saya yakin dengan kualitas para OPD di Sumut, evaluasi kinerja ini dapat diraih dengan baik dan tepat. Saya juga meminta OPD dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas dan mengejar target dan capaian tersebut,” katanya.

Baca Juga  Dekati Lebaran Pohon Pulau Jalan di Stabat Mengering, Meidi Kecewa Kinerja Kadis LH

Hassanudin juga mengingatkan OPD bahwa keberhasilan yang dilakukan masa lalu, belum tentu menjadi keberhasilan yang akan datang. Tidak ada yang mudah dan ideal yang semua itu dapat diperoleh dengan kinerja yang mengedepankan moral dan integritas yang tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif KPRBN Eko Prasojo dalam arahannya meminta Pemprov Sumut untuk fokus dalam tiga hal pada evaluasi birokrasi reformasi ini. Yakni fokus pada perencanaan dan penganggaran, penguat pengawasan dan integrated program antarsektoral.

“Apa yang harus diubah yakni melakukan skala prioritas dalam perencanaan dan penganggaran. Dimana yang terjadi dalam penggarapan tidak terjadi kolaborasi antara provinsi dan kabupaten. Ini akibat ego sektoral yang terlalu tinggi dan ini yang harus diubah,” katanya.

Kemudian Eko menyampaikan, hal yang harus dilakukan penguat pengawasan untuk mendeteksi dini terjadinya korupsi, serta melakukan perubahan budaya oleh lintas sektoral agar integrated program itu dapat terlaksana.

Baca Juga  AMPG Binjai Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama

“Kita sudah banyak melaksanakan perubahan namun tidak berubah. Maka monitoring ini kita lakukan untuk menyempurnakan apa yang masih belum sempurna. Kultur birokrasi Indonesia ini masih kolonial dan ini sangat berat dimana mindset yang sulit berubah,” katanya.(*)
Reporter: Ajril
Editor: M Afandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us