Gubernur Bobby Terbang Bawa Logistik dan Obat-obatan ke Tapteng dan Sibolga

Gubernur Sumut, Bobby Nasution sesaat sebelum terbang menggunakan Pesawat Hercules untuk meninjau Banjir Tapanuli Tengah dari Landasan Udara Soewondo, Jalan Komodor Adi Sucipto, Jumat (28/11/25). (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Akses darat menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hingga kini masih terputus akibat banjir bandang dan longsor.

Untuk memastikan bantuan tetap masuk, Gubernur Sumut Bobby Nasution terbang langsung menggunakan pesawat Hercules membawa logistik dan obat-obatan ke wilayah yang terisolir tersebut, Jumat (28/11/2025).

Pesawat Hercules yang ditumpangi Bobby menuju Bandara Pinangsori, Tapteng, yang sudah beberapa hari tidak beroperasi karena bencana.

Bandara itu rencananya kembali diaktifkan, dengan prioritas penyediaan bahan bakar untuk genset dan kebutuhan operasional lain. Setibanya di sana, rombongan juga akan mencoba menembus sejumlah titik yang hingga kini belum dapat dijangkau.

“Masih terisolir (Tapteng dan Sibolga), makanya kita coba nanti sampai dan kita coba tembus sore ini,” ujar Bobby sebelum keberangkatan dari Lanud Soewondo Medan.

Baca Juga  HUT Ke-50, Korpri Langkat Santuni Guru Honor & Anak Yatim
Baca Juga  Terduga Penyerangan Petani Mekar Jaya Dipulangkan, Zaini: Saya Akan Pimpin Orasi Turun ke Jalan

Bobby menyebut pihaknya terus berupaya membuka akses darat. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor dan memperbaiki jalur yang rusak.

“Masih ada longsoran. Jalur putus ini ada yang karena tertutup material, ada yang memang putus karena jalan amblas,” kata Bobby.

Adapun logistik yang dibawa meliputi paket sembako, beras, air mineral, makanan ringan, pakaian, handuk, minyak goreng, sabun, mi instan, ikan sarden kaleng, dan berbagai kebutuhan harian lainnya.

Baca Juga  Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan PT Goto Gojek Tokopedia

Selain bantuan logistik, Bobby juga membawa tim penyedia layanan komunikasi untuk memperbaiki jaringan di wilayah terdampak. Dalam tahap awal akan digunakan Starlink sebagai solusi komunikasi sementara, sebelum jaringan permanen diperbaiki secara menyeluruh. (*)
Reporter: M Alzi
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us