Hari Pertama 1.093 Stiker Terjual, Retribusi Parkir Berlangganan Kota Medan Diyakini Capai Rp 100 Miliar

Petugas Dishub Kota Medan mendistribusikan sticker parkir berlangganannya ke masyarakat. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemko Medan mulai 1 Juli 2024 kemarin, mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Di hari pertama penerapan parkir berlangganan yang berketepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-434 Kota Medan itu, sebanyak 1.093 stiker parkir berlangganan habis terjual.

“Alhamdulillah, 1.093 stiker parkir berlangganan telah terjual di tanggal 1 Juli kemarin,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis, Selasa (2/7/2024).

Dirincikan Iswar, jumlah stiker yang terjual tersebut terdiri dari 512 buah untuk kendaraan roda dua (sepeda motor), 570 buah untuk kendaraan roda empat (mobil), dan 11 buah untuk kendaraan di atas roda empat (truk dan sejenisnya).

Menurut Iswar, stiker-stiker parkir berlangganan tersebut paling banyak terjual di lokasi-lokasi parkir tepi jalan oleh para petugas Dishub Medan.

“Jadi ini sebagai bukti, bahwa antusiasme masyarakat terhadap program parkir berlangganan ini sangat tinggi. Baik itu pengendara roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Baca Juga  Butuh Bahan Pangan, Pemko Medan MoU ke Pemkab Dairi

Guna mendukung suksesnya program parkir berlangganan tersebut, lanjut Iswar, saat ini seluruh personel Dishub Medan ditugaskan mendistribusikan stiker parkir berlangganan ke setiap pengendara pengguna jasa parkir di Kota Medan.

“Dan di hari kedua ini, antusiasme masyarakat untuk membeli dan menggunakan stiker berlangganan ini juga sangat tinggi,” ungkapnya.

“Karena proses penjualannya masih berjalan, maka data stiker parkir berlangganan yang terjual hari ini belum kita rekap. Namun yang pasti, terjualnya lebih dari seribu stiker di hari pertama kemarin menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan program parkir berlangganan ini,” ungkapnya.

Ditegaskan Iswar, sistem parkir berlangganan telah berlaku sejak 1 Juli 2024. Sejak saat itu, pengendara dilarang memarkirkan kendaraannya yang tidak memiliki stiker parkir berlangganan di lokasi parkir tepi jalan di Kota Medan.

Baca Juga  Penggalangan Dana Percepat Pembangunan Masjid Jamik Nur Amali

Ke depan, para petugas Dishub Medan akan terus berkeliling melakukan pengawasan sekaligus menjual stiker parkir berlangganan Kota Medan.

“Sistem parkir berlangganan ini merupakan bukti keseriusan Pemko Medan untuk meningkatkan pelayanan jasa parkir kepada masyarakat,” sebutnya.

“Kemudian, parkir berlangganan juga akan memberikan banyak keuntungan kepada masyarakat serta dapat memberikan peningkatan PAD secara signifikan bagi Kota Medan,” pungkasnya.

Sebelumnya, usai sidang Paripurna HUT ke-434 Kota Medan pada Senin (1/7/24) lalu, Walikota Medan, Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemko Medan secara resmi telah menerapkan sistem parkir tepi jalan berlangganan mulai 1 Juli 2024.

“Pada hari ini kita sudah mulai menerapkan parkir berlangganan. Untuk kendaraan roda empat Rp130 ribu pertahun dan roda dua Rp90 ribu pertahun,” sebutnya.

Baca Juga  Tertabrak KA, Sopir Angkot 123 Akui Minum Tuak Sebelum Mengemudi

“Jadi nantinya masyarakat yang berlangganan bisa parkir tepi jalan secara gratis selama satu tahun,” ucap Bobby Nasution kepada sejumlah wartawan usai sidang Paripurna HUT ke-434 Kota Medan di gedung DPRD Medan, Senin (1/7/2024).

Dijelaskan Bobby, sistem parkir berlangganan ini merupakan salah satu wujud dari bentuk inovasi Pemko Medan.

Mengingat, setiap pemerintah daerah telah diminta untuk mengeluarkan ide-idenya dalam melakukan pembangunan di daerahnya masing-masing.

Selain itu, diterapkannya sistem parkir berlangganan Kota Medan juga disebut sebagai upaya mencegah terjadinya kebocoran PAD dari retribusi parkir.

“Bayangkan setahun kita biasanya cuma dapat sekitar Rp 20 miliar dari retribusi parkir, itupun setelah menggunakan e-Parking, sebelumnya lebih rendah lagi. Dengan parkir berlangganan ini, hitung-hitungan kita (PAD retribusi parkir) bisa mencapai Rp100 miliar lebih,” pungkasnya.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us