AXIALNEWS.id | Mewujudkan pemilu 2024 damai, diperlukan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.
Baik pemerintah, penyelenggara pemilu, partai politik, mahasiswa dan masyarakat sipil harus bekerja sama untuk menciptakan suasana pemilu yang damai.
Disampaikan Ketua Umum PB HIMALA Indonesia M Wahyu Hidayah pada forum group discussion (FGD) HIMALA yang menyerukan pemilu damai, di cafe Uncle Six Stabat, Langkat, Sabtu (10/2/2024).
Giat ini bertema “Menakar Demokrasi Indonesia, Membangun Demokrasi Damai di Bumi Langkat”.
Wahyu mengakui ada traumatik mendalam pasca pesta demokrasi pada 2019 lalu.
“Ia, kita menyadari bahwa kita punya sejarah pemilu yang amat sangat buruk di 2019 lalu,” cetusnya.
Menurutnya, polarisasi yang mengakibatkan rakyat Indonesia terbelah dua kubu, tidak baik bagi demokrasi di Indonesia.
“Pada momentum pemilu 2024 ini, HIMALA mengambil peran agar meminimalisir dan menghilangkan polarisasi serta melahirkan pemilu damai tanpa provokasi terkhusus di bumi Langkat,” sebutnya.
Wahyu meyakini masa depan negara Indonesia ada pada partisipasi pemuda dan mahasiswa secara aktif. Begitu juga dari seluruh elemen masyarakat.
Dirinya mengajak masyarakat bersama-sama menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari nanti. Karena dengan hadir dan mencoblos memberi harapan baru untuk Indonesia.
“Kami sadar pemuda hari ini memiliki peran aktif, diskusi kami mencerminkan semangat persatuan. Kami juga melihat pemuda dan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam mewujudkan pemilu damai, jujur dan adil,” ungkapnya.
“Untuk selanjutnya kami mengajak seluruh masyarakat Langkat menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari menuju harapan baru tanah air,” ajaknya.
Ketua Bidang Politik Hukum dan Kebijakan Publik PB HIMALA Indonesia, Yogi Mahendra mengingatkan peserta FGD tidak terpecah belah hanya karna perbedaan pilihan.
Ia berharap anak muda di Langkat menjadi pemilih cerdas, memilih berdasarkan visi ke depan, bukan hanya karna berita-berita hoax yang mereka konsumsi setiap harinya.
Tidak ada masalah memilih paslon manapun yang menjadi masalahtidak peduli terhadap pesta demokrasi dan golput pada saat pemilihan nanti.
Peserta yang hadir mencapai 250 orang dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang terhimpun melalui Korps Pelajar HIMALA, Pengurus Komisariat dan Pengurus Cabang yang ada dibawah naungan PB HIMALA Indonesia.
PB HIMALA Indonesia mengajak dan menyerukan seluruh generasi muda dan masyarakat Langkat menjaga kondusifitas dan kesejukan pada pelaksanaan pemilu.
Juga mengawal segala proses keberlangsungan pemilu serta mengajak masyarakat datang ke TPS dan tidak golput.(*)
Reporter: Ajril
Editor: M Afandi
Follow Official WhatsApp Channel AXIALNEWS.id untuk mendapatkan berita terkini dengan mengklik tautan ini.