AXIALNEWS.id | Paslon Bupati Langkat jargon SATRI nomor urut 1, Syah Afandin (Ondim) menyebutkan kerusakan jalan di Langkat mencapai 71 persen.
Pernyataan Ondim ini disampaikan pada momen tanggapan di segmen kelima sesi kedua debat publik kedua Pilkada Langkat.
Berikut tanggapan lengkap Ondim:
Adinda (Adli Tama) perlu ketahui masalah infrastruktur, jalan, terutama ya, 71 persen jalan Langkat rusak. Anggaran kita nggak cukup, saya sampai dapat bantuan dari Korea Selatan.
Dapat bantuan dari Korea Selatan Rp 120 miliar. Itu di luar yang lain-lain, itu hanya kemampuan kita melobby.
Alhamdulillah, ya tadi saya bersyukur tadi mengasih masukan terkait tentang bagaimana peningkatan pendidikan ada sekolah yang rusak ini.
Insya Allah Adinda kalau saya nanti duduk sama Bu Tio, apa yang Adinda beri masukan ini nanti, kami akan lakukan untuk bagaimana memperbaiki ini.
Nampaknya Adinda sudah yakin kami duduk ini, Insya Allah, mudah-mudahan ini menjadi doa dan semangat kami karena memang terkait dengan anggaran makanya kita harus bijak.
Tadi saya bilang ada kecerdasan dari pemimpin untuk melihat mana yang menjadi skala prioritas untuk pendidikan.
Pendidikan itu 20% loh. Kita punya program peningkatan akses pendidikan, pembangunan sekolah unggulan, dan politeknik.
Itu sudah kita buat, penyediaan program beasiswa untuk siswa berprestasi dan guru berprestasi.
Pengembangan kurikulum lokal yang relevan dengan kebutuhan daerah, ini semua bagian-bagian yang Insya Allah, kalau ridha Allah kami mimpi untuk Kabupaten Langkat ini, akan kami lakukan.
Sanggahan Adli Tama:
Pak Ondim, atau sebenarnya Pak Ondim sama Bu Tiorita ini mau menyerahkan PR semuanya ke kita.
Sebagai pemimpin harus optimis. Anggaran terbatas memang betul, tapi upaya peningkatan PAD tidak dilakukan dalam 5 tahun kebelakang.
Bahkan silpa kita yang Rp 200 miliar setiap tahunnya, itu kan juga mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Maka saya rasa Pak Ondim sama Ibu Tiorita, sudah lah, ikhlaskan saja, biarkan kita perbarui Langkat ini, biar Langkat bisa lebih maju dan berkah.
Kita tidak lagi bercerita bagaimana jalannya rusak karena anggaran terbatas, sekolahnya jelek karena ketidakmampuan, ekonominya jelek karena kita selalu menyalahkan, tidak Pak.
Kami, kalau Bapak (Ondim) – Ibu Tiorita menyerahkan pada kami, kami ingin merangkul semua pihak.
Mari kita duduk bersama, kita selesaikan masalah ini bersama, dan tidak ada yang tertinggal di Kabupaten Langkat lagi.
Mungkin itu Pak Ondim sama Ibu Tiorita, saya rasa terima kasih karena sudah mengakui kegagalan-kegagalan 5 tahun yang belakang.
Debat publik kedua Pilkada 2024 selesai digelar KPU Langkat di Hotel Arya Duta Medan, Senin (11/11/2024).
Debat terakhir ini adu gagasan antara paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).
Debat mengusung tema: Peningkatan pelayanan masyarakat dan sinkronisasi pembangunan daerah dan pusat.
Memiliki empat sub tema, yakni pendidikan, kesehatan, birokrasi, dan ekonomi.
Lengkapnya dapat dilihat di chenel youtube GARUDA TV: Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat.
Panelis (penyusunan materi) debat sebanyak enam orang, adalah:
Debat disiarkan langsung Garurda TV, dipandu moderator Qori Hasibuan dan Feby Grace Hutajulu.(*)
Editor: Riyan