Jelang Nataru, 13 Daerah di Sumut Belum Capai Vaksin 70%

Gubsu Edy Rahmayadi sampaikan imbaun untuk masyarakat Sumut jelang Nataru, saat memimpin rapat Penanganan Covid-19 varian Omicron dan Percepatan Vaksinasi, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (20/12/21). Sumber: DISKOMINFO SUMUT.
Iklan Pemilu

Kapolda Sumut menyampaikan, rencana peningkatan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan melalui operasi yustisi yang selama ini memang sudah berjalan. Karena itu, untuk menindaklanjuti arahan Gubernur, pihaknya bersama TNI siap mendukung peningkatan langkah penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Jadi jika selama ini mulai mereda, sasarannya menjadi sedikit (opersai yustisi). Menjelang Nataru ini kita tingkatkan lagi. Kita bagi beberapa titik, kekuatan ditambah bersama Satpol PP. Ini juga kita tingkatkan di seluruh wilayah (kabupaten/kota),” katanya.

Baca Juga  Diangkat Pembina SMSI, Sribana PA: Ini Kehormatan

Sedangkan terkait vaksinasi, lanjut Panca, pihaknya bersama Kodam I/BB menyampaikan strategi manajemen dalam rangka pemetaan persentase berdasarkan administrasi, mulai dari kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan.

Gubsu Edy Rahmayadi bersama Pangdam I/BB Mayjend TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memimpin rapat Penanganan Covid-19 varian Omicron dan Percepatan Vaksinasi, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (20/12/21).  Sumber: DISKOMINFO SUMUT.

“Saya dan Pak Pangdam (I/BB) mengingatkan itu. Jadi perlu pemetaan, bahkan setelah tingkat desa, dipetakan lagi hingga tingkat dusun. Jadi vaksinasi itu efektif. Kalau soal (penyediaan) vaksin, Dinas Kesehatan Sumut sangat membantu,” jelasnya.

Baca Juga  Sambut PON 2024, Bupati Langkat CUP 2021 Dibuka
Baca Juga  Kadin Diminta Bangun Perekonomian & Perangi COVID-19

Sementara Pangdam I/BB menyampaikan perlunya tindaklanjut dari arahan Presiden RI Joko Widodo untuk memaksimalkan vaksinasi hingga mancapai target 70% hingga akhir tahun. Namun dalam hal pelaksanaannya harus ada antisipasi agar tidak gaduh dan datanya terukur.

“Yang penting adalah edukasi prilaku masyarakat, karena obat paling ampuh itu kesadaran menggunakan masker. Kita tidak boleh abai. Kepada jajaran pimpinan di kabuapten/kota, ini tanggung jawab moral kita,” sebutnya. (*)

  • Sumber: H13/DISKOMINFO SUMUT
  • Editor : Anoriyan Yusuf

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us