Kecelakaan di Lampung Barang Supir Pengangkut Durian Dijarah Warga, Uang 1,5 Juta Hilang

Tangkap layar, sopir pikap terduduk lemas setalah mobilnya terguling dan buah durian, STNK dan uang tunai Rp 1,5 juta dijarah warga. (@heraloebss)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Miris melihatnya, kisah pilu seorang supir pengangkut durian dijarah warga setelah mengalami kecelakaan.

Bukan saja buah durian yang diambil warga sekitar, bahkan uang miliknya senilai Rp 1,5 juta dan STNK mobil raib diambil warga.

Sebuah mobil pikap yang mengangkut durian alami kecelakaan terjadi di Kampung Banjarmasin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, pada Minggu (26/1/2025) malam.

Akibatnya, muatan durian berserakan dan dijarah oleh warga sekitar. Peristiwa itu sempat terekam video dan viral di media sosial.

Baca Juga  Terobos Portal, 4 Penumpang Angkot 123 Meninggal di Hantam Kereta Api

Tak hanya durian, dari video yang beredar tampak sopir pikap yang belum diketahui identitasnya mengaku kehilangan uang tunai.

“STNK dan uang tunai habis, Pak, Rp 1,5 juta,” kata sang sopir dengan nada sedih, seperti yang terekam dalam video.

Baca Juga  Pertama di Sumut, "Glamping Recreation and Education Park" Taman Wisata Syariah Pamah Simelir

Penyebab Kecelakaan

Menurut keterangan Kasatlantas Polres Way Kanan, AKP Asep Suhendi, kecelakaan terjadi karena sopir pikap kehilangan kendali saat melintas di lokasi. Mobil tersebut terguling, membuat durian yang dibawanya berserakan di jalan.

“Out of control sehingga terjadi kecelakaan dan kendaraan pun terguling. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian karena durian yang dibawa korban dijarah oleh warga tidak dikenal,” ujar Asep dalam keterangannya kepada KompasTV.

Baca Juga  Panen Raya Padi Ikut Turun ke Sawah, Afandin:  Mafia Pupuk Akan Kita Brantas

Saat ini, polisi tengah menyelidiki kasus ini, termasuk dugaan penjarahan muatan durian dan barang-barang berharga milik sopir pikap.

Seperti diberitakan sebelumnya, sopir pikap dikabarkan hanya mengalami luka ringan.(*)
Sumber: kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us