Menurutnya, proses evakuasi agak lambat dikarenakan kondisi atau medan yang sulit. Sebab, lumpur sudah menyebar dan semakin dalam di daerah sekitar.
“Evakuasi lamban karena mobil tidak bisa masuk ke lokasi dikarenakan lumpur itu setinggi hampir sampai lutut kaki. Kami juga dibantu komunitas jeep sehingga sampai saat ini masih proses evakuasi. Mudah-mudahan yang sisa ini segera bisa terevakuasi,” kata dia.
Akibat letusan gunung ini, rumah yang ada di Curah Kobokan juga hampir semuanya hancur. Sehingga warga diungsikan ke balai desa Penanggal, Lumajang.
Berita ini sudah tayang dan dikutip dari CNBC Indonesia.com berjudul “1 Orang Meninggal, 41 Luka-Luka Akibat Letusan Gunung Semeru”.