Pekerja Bangunan di Binjai Dikeroyok Sekelompok Preman

M.I Sirait membuat laporan pengaduan di Mapolres Binjai, Jumat (29/10/2021) dini hari sekitar pukul 01.00 Wib.
Iklan Pemilu

Kepada awak media, korban menceritakan latar belakang persoalan yang terjadi, hingga berakhir pada pengeroyokan oleh anggota Ormas di lokasi tempat ia mencari nafkah untuk keluarga kecilnya.

“Awalnya, hari Rabu 27 Oktober 2021 kemarin mereka datang minta uang pembinaan, saya bilang, untuk uang pembinaan biasanya pakai proposal. Terus dia marah, dan bilang saya tidak mau bantu dia,” ujar M.I Sirait.

Baca Juga  Adu Mulut Lalu di Banting, Supir Jakarta Tewas di Medan

Selain meminta uang pembinaan ke lokasi kerja, para preman yang sebelumnya sempat memberikan ancaman akan membuat kerusuhan di sana, juga berkata ingin memasukkan orang untuk bekerja. Namun, dikarenakan belum tersedia lowongan pekerjaan, hal itu membuat mereka semakin berang.

“Selain minta uang pembinaan, mereka juga mau masukkan orang kerja, tapi karena saya hanya pekerja di situ mana berani saya memberi keputusan, terus mereka itu makin marah,” bebernya.

Baca Juga  Mantap Pedas Sambalnya, ‘Mak Mie’ By Mak Beti Rp.13 Ribu

Keesokan harinya, para preman yang merasa tidak mendapatkan ‘pelayanan khusus’ dari pemilik pekerjaan di sana, langsung meneriakkan nama korban dan seketika mengeroyoknya dengan cara memukul serta menerjang hingga ia jatuh bangun ke tanah.

Atas kejadian itu, korban mengalami beberapa luka memar pada wajah dan bekas cakaran di bagian lehernya. Ia sudah membuat visum yang nantinya berguna sebagai alat bukti bagi kepolisian, untuk menjerat para preman yang dinilai telah meresahkan.(ril/ano)

Baca Juga  Pembatasan Pengunjung Luar Negeri Jelang Nataru

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us