Peran Semua Pihak Diperlukan untuk Mensejahterakan Disabilitas

Plt Staf Ahli Bidang SDM Sosial dan Kemasyarakatan Setdakab Langkat, Syahriazal memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (11/10/24) di halaman Kantor Bupati Langkat. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Pentingnya pembangunan kesejahteraan sosial sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Ditekankan Plt Staf Ahli Bidang SDM Sosial dan Kemasyarakatan Setdakab Langkat, Syahriazal saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (11/10/24).

Dijelaskannya, fokus utamanya pada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), termasuk penyandang disabilitas. Upaya ini bertujuan memberikan kesempatan kerja dan kehidupan yang layak bagi mereka.

Ia juga menginginkan peran semua pihak. Penanganan PMKS tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Dishub Langkat Gelar Bimtek Peningkatan SDM Pengaturan Lalulintas

“Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar pembangunan kesejahteraan sosial dapat mengentaskan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, strategi perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas melalui “Rumah Kolaborasi” telah dibentuk di Dinas Sosial Kabupaten Langkat.

Baca Juga  Berikut Atlet Sambo Peraih Medali Emas di Lima Kelas PON 2024

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan melindungi hak-hak penyandang disabilitas, dengan harapan menciptakan lingkungan inklusif yang memungkinkan mereka hidup mandiri, aktif secara sosial, dan produktif secara ekonomi.

Perangkat daerah dan instansi terkait di Langkat, diharapkan bekerja sama merealisasikan program penanganan disabilitas, baik melalui pendanaan APBD maupun APBN.

Baca Juga  HUT ke-79 TNI, Vihara Avalokitesvara Stabat Gelar Pengobatan Gratis

Selain itu, kerja sama dengan dunia usaha dan akademisi juga diupayakan untuk meningkatkan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

“Semangat kolaborasi dan sinergi melalui jargon ‘Bubur Pedas’ yang kita usung di Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang ramah disabilitas,” tutupnya.(*)
Reporter: Ajeni
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us