Program Kampung Nelayan Maju KPP Berjalan 5 Bulan di Desa Jaring Halus

Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Sutrisuanto menjadi pembina apel gabungan di lingkungan Pemkab Langkat, Senin (11/12/23) di halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Langkat merupakan kabupaten yang sebagian wilayahnya kawasan pesisir, dari 23 kecamatan terdapat 9 kecamatan wilayah pesisir.

Garis pantai yang dimiliki panjang kurang lebih 110 Km. Secara umum masyarakat kawasan pesisir berprofesi sebagai pelaku usaha perikanan (nelayan), pembudidayaan ikan pengolah, dan pemasaran hasil perikanan.

Dikatakan Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Pemkab Langkat, Sutrisuanto saat memimpin apel gabungan, di halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (11/12/2023).

Untuk itu, katanya, program kampung nelayan maju (Kalaju) menjadi salah satu upaya pemerintah mewujudkan kampung nelayan yang tertata, maju, bersih, sehat dan nyaman.

Baca Juga  Plt Bupati Langkat Lepas 800 Mahasiswa UNPAB KKN Tematik di 75 Desa

“Yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas usaha nelayan dan keluarganya,” sebutnya.

Tujuan pembangunan Kalaju, jelas Sutrisuanto, sebagai peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan berbasis blue ekonomi.

Sebab keterlibatan semua pihak termasuk perangkat daerah dan lembaga terkait sangat diperlukan dalam membangun dan mengembangkan kampung nelayan menjadi kampung nelayan maju.

“Nantinya tidak hanya menjadi kampung tempat tinggal saja, namun diharapkan bisa menjadi destinasi wisata berbasis perikanan tangkap,” ujarnya.

Baca Juga  Tuan Guru Babussalam Do'akan HIMALA Bermanfaat untuk Umat

Dipaparkannya, pada tahun 2023 ada 60 desa dari 34 provinsi di Indonesia sebagai penerima program Kalaju dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) RI.

Dimana Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat menjadi satu-satunya desa dari Provinsi Sumatera Utara yang berhasil mendapat program Kalaju.

Program ini sudah dilaksanakan selama lima (5) bulan dengan perkembangan kondisi desa nelayan yang semakin tertata.

Berbagai kegiatan pun telah dilaksanakan di Desa Jaring Halus, seperti:

  • Pembuatan jalan,
  • Pembuatan gapura,
  • Pelaksanaan pelatihan permesinan,
  • Pengolahan steam ikan,
  • Perawatan mesin diesel,
  • Uji kompetensi kelayakan mesin diesel,
  • Surat kecakapan nelayan,
  • Pengolahan pembuatan alat tangkap ikan (jaring) dengan bimbingan teknis alat penangkapan ikan, serta
  • Diversifikasi usaha nelayan pembuatan nugget dan kerupuk ikan.(*)
Baca Juga  Posko Pangan di Kota Medan Jual Sembako Murah

Reporter: Ajeni Sutiyo
Editor: Fakhrur Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us