AXIALNEWS.id | Ratusan masyarakat dari tiap Desa yang ada di Kecamatan Tanjungpura Kabupaten Langkat bersama mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Langkat, Rabu (15/1/2025).
Unjuk rasa bentuk aksi protes jalan rusak tang tak pernah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Langkat.
Warga melakukan longmarch dari Kantor Bupati Langkat dengan membawa spanduk sambil berorasi menyampaikan tuntutan soal jalan rusak dan berdebu di daerah mereka.
Masa juga meminta perwakilan rakyat (DPRD Langkat) menerima dan mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai Wakil Rakyat.
Dalam orasinya Lukman Hakim (40), perwakilan masyarakat menyatakan, akibat kondisi jalan yang rusak tersebut, warga dari tiga Desa di Kecamatan Tanjungpura mengalami kesulitan beraktifitas.
Di karenakan kondisi jalan yang rusak di tiga desa dengan kondisi jalannya rusak parah. Kerusakan mulai dari Desa Kwala Besar, Tapak Kuda hingga Desa Bubun.
“Kondisi tersebut juga menyebabkan sejumlah pengendara jatuh dan terluka. Jalan rusak tersebut tidak pernah diperbaiki sejak puluhan tahun lalu,” cetusnya.
“Mereka juga telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan jalan namun tak juga terealisasi,” ungkap Lukman Hakim.
Meski sejumlah perwakilan Anggota DPRD Langkat menemui massa pendemo, namun masyarakat pengunjukrasa nekat mencoba menerobos masuk ke gedung DPRD Langkat.
Tujuannya untuk dapat bertemu langsung dengan pimpinan DPRD, agar aspirasi yang menjadi permasalahan dapat di dengar langsung. Beruntung sejumlah aparat kepolisian bisa menenangkan massa yang mulai panas.(*)
Editor: Riyan