Sementara faktanya di lapangan sekarang jutaan petani menjerit karena penurunan harga sejak sehari Mendag umumkan kebijakan DMO.
Petani sawit merasa dikorbankan dengan diturunkan harga tandan buah segar (TBS) di petani, sementara harga CPO di pasaran internasional tetap tinggi dan cenderung naik.
“Dimana saja yang membeli TBS di harga dua ribuan dan seribuan. Itu akan kita laporkan ke Dirjenbun,” tandas Rudi Hartono sembari meminta kembali Menteri Perdagangan mengeluarkan kebijakan untuk naikan harga sawit.

Rudi Hartono mengingatkan bahwa selama setahun ini pendapatan negara naik dari pajak CPO dan TBS petani sawit, sehingga baru kali ini dalam sejarah target pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) Rp1.699 triliun terpenuhi.
Sebelumnya, tambah Rudi Hartono, selalu tiap tahun shortfall atau tidak tercapai target.
“Pemerintah harus menyadari bawa petani sawit ini menyumbang devisa dan pajak yang besar untuk negara,” tukas Rudi Hartono.(*)