Kemudian, tambah Ngaturken, setelah bermain selama 6 bulan di Alun-alun Stabat, masyarakat mulai bertanya dimana bisa mendapatkan Boomerang.
Maka pada Februari 2017 dirinya mulai memproduksi dalam jumlah banyak dan hanya untuk didagangkan dengan menggelar lapak setiap sore di Alun-alun Stabat.
“Produksi Boomerang ini hanya untuk anak anak dengan ring lima (5) meter,” ungkapnya bersama pengrajin Boomerang, Onnie Hass didadapan Syah Afandin saat melakukan audiensi di Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Kamis (14/7/2022).

Lalu pada 2018 mulai memproduksi Boomerang ring standart dan Boomerang jarak jauh. Barulah mulai mempromosikan melalui media sosial.
Terus berjalan hingga mulai mengexport Boomerang produksi Langkat (Boomerang handmade pada September 2019 hingga saat ini tahun 2022).
“Maka pada Mei 2022 ini, Boomerang Langkat menjalin kebersamaan dengan instansi pemerintah daerah melalui Dispora Langkat, untuk pengembangan olahraga Boomerang secara menyeluruh dan massal untuk di Langkat,” ungkapnya.

Dispora Langkat juga mensuport dalam pengadaan Boomerang untuk di export ke negara Colombia melalui pendana dari 3 (tiga) negara yaitu Jerman, Australia dan Amerika Serikat.