AXIALNEWS.id | Intens menelusuri website resmi dari merek smartboard masa Pj Bupati Langkat, viewsonic.com, hingga kini redaksi tidak menemukan tipe: viewboard, ukuran: 75 inci dengan seri VS18472.
Dugaan tidak tercantumnya nomor seri menjanggalkan publik, Kejari Langkat diharapkan menelusuri hal tersebut. Patut diduga, skandal dugaan korupsi Rp 50 miliar ini melibatkan inisiator program pengadaan.
Salain itu, redaksi turut menemukan harga smartboard jauh lebih murah dengan ukuran dan merek sama di E-katalog.
Hingga memunculkan pertanyaan mendasar, penyebab urgensi harus membeli smartboard se-harga Rp 158 per unit, melalui proses terkesan singkat.
Temuan ini, mengindikasikan mens rea sejak awal pengadaan smartboard diprogramkan di Dinas Pendidikan Langkat. Diduga jadi ajang mark-up harga, memperkaya diri dan kelompok.
Menjulur, menguatnya dugaan kongkalikong tersistem dari akar hingga pucuk, melibatkan banyak pihak berpengaruh untuk melakukan upaya korupsi berjamaah.
BERITA TERKAIT:
Peran Suami Istri dalam Skandal Dugaan Korupsi Smartboard di Disdik LangkatSejumlah Ruang Disdik Langkat hingga SPID Kemendagri Digeledah Jaksa
Disoal Dugaan Keterlibatan Pj Bupati Langkat di Kasus Smartboard, Ini Jawaban Jaksa
ADU KUALITAS SMARTBOARD: Presiden Prabowo dan Pj Bupati Langkat, Selisih Harga Rp 132 Juta
Diketahui pengadaan smartboard masa Pj Bupati Langkat 312 unit, terbagi untuk SD 200 unit dan SMP 112 unit.
Harga per unit Rp 158 juta, total biaya pembelian 312 unit – Rp 49.296.000.000 (Rp 49 miliar lebih).
Pengiriman dilakukan dua kali, biaya pertama Rp 222 juta untuk 112 unit, dan biaya kedua Rp 620 juta untuk 200 unit, total biaya pengiriman Rp 842 juta.
Total keseluruhan anggaran pengadaan 312 unit smartboard senilai Rp 50.138 Miliar.
Kasi Intel Kejari Langkat, Ika Luis Nardo Kamis (11/9/25) menyampaikan tahapan proses penyidikan kasus smartboard. Ada 112 saksi dimintai keterangan dan diperiksa, telah dilakukan penggeledahan, serta belum ada tersangka.
“Saat ini, penyidik masih terus memproses penanganan kasusnya dan dipastikan akan terus berjalan. Kita masih terus melakukan pendalaman dalam kasus ini, hingga diketahui siapa-siapa saja yang nantinya akan ditetapkan sebagai tersangkanya,” ungkapnya.(*)
Editor: Riyan