AXIALNEWS.id – [dibaca: exsil nius] – SMA Negeri 1 Babalan gelar workshop peningkatan penyusunan perangkat evaluasi pembelajaran, di Maret 2023 ini. Sebagai narasumber Edy Syahputra SE SPd.
Tujuannya workshop ini guna menanggapi resolusi untuk dikembangkannya pendekatan pembelajaran sesuai dengan dinamika dunia pendidikan yang tanggap terhadap tuntutan zaman dan seimbang dengan perkembangan IPTEK.
Kasek SMAN 1 Babalan, Purwito SPd MPd menyampaikan, perlunya alat ukur keberhasilan (evaluasi) pembelajaran dalam menghimpun informasi yang dijadikan dasar untuk mengetahui taraf kemajuan, perkembangan, dan pencapaian belajar siswa, serta keefektifan pengajaran guru.
“Untuk kualitas pembelajaran yang baik, maka kita memerlukan sistem penilaian yang baik pula” ucap Purwito saat membuka workshop.
Alat ukur keberhasilan atau evaluasi, menurut Purwito, pembelajaran yang memiliki kemampuan dasar menjadi mutlak harus dimiliki seorang guru atau calon guru.

Empat kompetensi menjadi tuntutan dasar seorang guru, terang Purwito, meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, serta kompetensi profesional.
“Salah satunya yaitu mengevaluasi hasil belajar peserta didik,” ungkapnya.
Pendidikan selalu menjadi sorotan banyak orang, sebab itu ujar Purwito, tidak hanya dari pemegang kebijakan tetapi juga penggunanya sendiri (siswa) harus memiliki kompetensi.
Jadi melalui kompetensi, lanjut Purwito, pendidikan dapat dibentuk dan diarahkan ke tujuan tertentu. Sebab saat ini dan masa depan pendidikan akan menjadi tantangan yang akan terus berubah disesuikan dengan standar pengembangan IPTEK.
Hal itu, guna menghadapi perkembangan teknologi dan pengaruh arus informasi yang memunculkan beragam bentuk perilaku permasalahan yang harus dihadapi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.(*)
Reporter: Joko S
Editor: R Hamdani