KPU Medan Targetkan Logistik Pilkada Siap di Bulan Oktober
Untuk jumlah surat suara, lanjut Mutia, pihaknya membutuhkan surat suara sesuai daftar pemilih tetap (dpt) Kota Medan ditambah 2,5 persen.
Untuk jumlah surat suara, lanjut Mutia, pihaknya membutuhkan surat suara sesuai daftar pemilih tetap (dpt) Kota Medan ditambah 2,5 persen.
Selain surat suara, kata Mutia, sebagian logistik seperti bilik suara, juga sudah berada gudang. Termasuk juga segel dan tinta. “Itulah untuk sementara yang sudah masuk,” ucap Mutia.
"Kesempatan mengambil nomor urut diberikan pada yang mendapat nomor paling kecil," tuturnya.
Tahapan selanjutnya, katanya, pengundian nomor urut yang bakal dilaksanakan Senin (23/9) di Hotel Selecta. Dalam pengundian itu, seluruh paslon harus hadir tidak boleh diwakilkan.
"Jangan pulang sebelum menyelesaikan tugas," pesannya.
Bobby juga menjelaskan pengumuman dan penerimaan pendaftaran dimulai tanggal 17 September 2024 hingga 28 September 2024.
Setelah tahapan itu, kata Mutia, KPU Medan akan menyelenggarakan rapat menetapkan tiga bakal pasangan tersebut sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 22 September, dan pengundian nomor urut peserta pilkada pada 23 September 2024.
KPU Medan, katanya, juga melakukan verifikasi faktual ijazah yang dilampirkan paslon pada saat pendaftaran di KPU Medan pada 27-29 Agustus 2024 lalu. Pihaknya pun bakal mendatangi lembaga pendidikan yang bersangkutan.
Mutia menyebut ketiga paslon berpeluang maju dan mengikuti pengundian Nomor Urut Calon Walikota/Wakil Walikota pada 27 November 2024 mendatang.
Diketahui, Prof Dr. dr. Ridha Dharmajaya, merupakan Dokter Spesialis Bedah Saraf yang menamatkan pendidikan Spesialis Bedah Saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.