Bupati Batubara Zahir dalam kata sambutanya mengatakan Pantai Sejarah ini diubah menjadi desa wisata karena dahulunya di tempat ini banyak digunakan sebagai tempat maksiat dan kumpulnya pasangan yang belum menikah.

“Dahulu di sini berdiri pondok keresek yang telah saya ubah menjadi desa wisata dan literasi. Ini dilakukan untuk menghilangkan kenakalan remaja di tempat ini, dan diubah menjadi tempat yang lebih baik lagi,” katanya.
Zahir juga mengucapkan terima kasih pada Pemprovsu telah membantu Batubara dalam hal pembangunan yang diperuntukan untuk kemaslahatan masyarakat.
Selain itu, Zahir juga berpesan pada masyarakat untuk segara mengikuti vaksinasi, agar target 80% vaksinasi segera tercapai sesuai arahan Gubernur Sumut.
Selain peresmian, Nawal Lubis didampingi Bupati Batubara Zahir memberikan bantuan berupa paket sembako pada anak yatim piatu dan 350 ribu paket sembako pada guru honorer Batubara. (*)