Berikut Upaya Langkat Turun ke PPKM Level 1

Berlangsungnya rapat percepatan penanganan penyebaran COVID-19, di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (16/2/2022). Rapat dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH melalui Plt Asisten I Pemerintahan Drs Basrah Pardomuan. Diikuti para Camat dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Langkat. (Sumber Diskominfo Langkat for axialnews.id)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id [dibaca: eksil nius] — Langkat |  Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran COVID-19, di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (16/2/2022).

Rapat ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH melalui Plt Asisten I Pemerintahan Drs Basrah Pardomuan. Diikuti para Camat dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Langkat. 

Plt Asisten I menyampaikan kini status PPKM Langkat naik ke level III (tiga). Pemerintah Kabupaten Langkat fokus untuk menurunkannya kembali menjadi level I (satu). 

Untuk itu Pemerintah dan intansi terkait akan kembali menerapkan protol kesehatan (Prokes) dengan ketat dan percepatan vaksinasi untuk dosis 1 dan 2 bagi yang belum, serta vaksin 3 untuk booster lanjutan.

Baca Juga  Komisi DPRD Sergai Sharing ke Orta Setdakab Langkat

Diketahui saat ini vaksinasi dosis 1 mencapai 88%, diantaranya 32% anak sekolah. Pencapaian itu membuat posisi Langkat masih diperingkat 10 ke bawah. Sedangkan vaksinasi dosis 2 mencapai 48%.

Saat ini Langkat menargetkan vaksinasi 26 ribu dosis perhari, disalurkan ke 23 Kecamatan. 

  • Dana Desa 8 Persen Untuk Isoma

Basrah juga menginstruksikan agar dana desa sebesar 8% disiapkan kepala desa bagi warga yang melakukan isoman (isolasi mandiri).

Mendengarkan itu, Kadis PMD Langkat Sutrisuato akan segera berkordinasi dengan para Kades di Langkat terkait hal itu. 

Baca Juga  SMSI Kota Tangerang Kembali Dipimpin Ayu Kartini
Baca laman selanjutnya…

“Saya akan menyurati kepala desa di Langkat demi menangani isolasi tersebut,” ungkap Kadis PMD. 

Sementara Kadis Pendidikan Saiful Abdi mengatakan bahwa Langkat menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sebab itu pihaknya berkomitmen menggencarkan vaksinasi bagi pelajar.

“Kami berkomitmen mempercepat dan menuntaskan vaksinasi bagi pelajar yang ada di Langkat,” sebutnya. 

Sedangkan Plt. Kadis Kesehatan dr Juliana menyampaikan update harian per 15 Februari 2022 Langkat.

Terdapat 25 kasus konfirmasi, 16 kasus aktif, 6 kasus sembuh, 1 kasus meninggal, 0 suspek  dan probabel. 

  • Kasus Terkonfirmasi Langkat 0,28 Persen
Baca Juga  Oknum Bripka Direkomendasikan Bebas Tugas, Catatan Polres Langkat : 16 kali Lakukan Tindak Pidana

Untuk persentase kumulatif penduduk yang terkonfirmasi COVID-19 masih berjumlah 0,28% dari keseluruhan jumlah penduduk Langkat  1.051.752 jiwa. 

Sedangkan total akumulasi kasus COVID-19 per 15 Februari 2022 secara nasional:

Total kasus konfirmasi 4.844.279 kasus. 

Kasus aktif 375.857 kasus. 

Kesembuhan bertambah total 4.323.101 kasus . 

Jumlah kasus kematian 145.321 kasus.

Rapat juga di hadiri pejabat dan personil Polres Langkat erta Kodim 0203 Langkat, dan para Kepala Perangkat Daerah jajaran Pemkab Langkat. (*)

  • Reporter: Ajeni Sutiyo
  • Editor: Mawardi S

Berita Lainnya

Contact Us