Brimob Berlaras Panjang & Kendaraan Taktis Datangi Bareskrim Polri

Anggota Brimob dari SST turun dari Gedung Bareskrim Mabes Polri. Para personel Brimob bersenjatakan laras. (Sumber Martin Ronaldo/MPI/Sindonews.com)
Iklan Pemilu

Hal ini lantaran pihak Divisi Humas harus menunggu konfirmasi dari Tim Khusus yang dipimpin Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono.

Sejauh ini titik terang untuk menjawab kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J mulai muncul.

Baca Juga  Hikmah Isra Mi'raj Wujudkan Masyarakat Binjai yang Madani

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan tim khusus yang dibentuknya, sudah memeriksa 25 personel Polri dari Perwira Tinggi hingga Tamtama. 

Mereka diduga melakukan pelanggaran etik dalam proses penyelidikan dan penyidikan kematian Brigadir J.

Baca Juga  Lahirnya Pertamina di Berandan, Dulu Permina Namanya

Sebanyak empat personel perwira menengah dan perwira pertama juga ditempatkan di tempat khusus di Divisi Propam Polri untuk kepentingan pemeriksaan. 

Kapolri juga sudah mengeluarkan Surat Telegram Khusus yang berisi mutasi para perwira sebagai Pelayan Markas (Yanma) Mabes Polri. 

Baca Juga  Pokja Wartawan Polres Langkat Karya PWI, Darwis: Wajar Beranggotakan PWI

Tiga di antaranya yakni Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan dan Brigjen Benny Ali. Ketiga jenderal Polisi tersebut bertugas di Divisi Propam Polri. (*)

Sumber: Kompas.tv

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us