AXIALNEWS.id | Segmen kelima debat publik kedua Pilkada Langkat. Kedua paslon saling bertanya dan menyangga terkait dengan tema debat.
Debat ini diikuti paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).
Kesempatan pertama paslon 2, untuk bertanya dengan waktu 1 menit.
Berikut ringkasan redaksi yang perlu diketahui masyarakat Langkat.
Sederhana saja, saya hanya ingin bertanya, apakah tema yang mau dilanjutkan oleh pasangan 01 adalah infrastruktur yang makin hancur?
Indeks pembangunan manusia yang semakin menurun?
Puskesmas yang kurang pelayanannya? Karena kami di lapangan menemukan bagaimana masyarakat sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.
Bagaimana pupuk untuk para petani yang susah didapatkan? Dan begitu juga bagaimana pemerintah hadir untuk bagaimana mengembangkan pertanian?
Saya hanya ingin tegaskan sekali lagi apakah itu yang mau dilanjutkan?
Kemudian tadi saya ingin memperdalam karena penjelasan peningkatan IPM itu melalui ekonomi dan terkait harapan lama sekolah, kami ingin bertanya;
Sekolah sudah gratis, peningkat pemerintah itu wajib menyediakan pendidikan yang baik, apa strategi (paslon 1) dan apa yang sudah dikerjakan 5 tahun ini, kenapa tidak ada peningkatan signifikan.
Sebenarnya tadi tidak berharap ada semacam hujatan hujatan sepert itu tadi. Tapi gak apa apa, gak apa apa.
Dari mana anda dapat data itu, bahwa semuanya menurun, semuanya menjadi gak lebih baik.
Kita jadi manusia ini gak ada yang sempurna, ya kita ingin melakukan yang terbaik.
Jangan apakah mau di lanjutkan ini yang buruk, saya pikir tidak begitu.
Mari kita beri contoh, rakyat ini menonton kita nih, banyak yang tahu.
Silahkan anda tawarkan program anda tanpa menghujat orang lain. Saya mengajarkan begitu, walaupun saya di fitnah, di hasut.
Adinda (Adli) masih muda, saya pikir kalau ada kesalahan tentang Langkat ini, Langkat ini adalah milik kita, tanggung jawab kita untuk memperbaikinya bukan menghujat, ini yang pertama ya.
Peningkatan ekonomi yang saya maksudkan ini adalah semua kerja dari seluruh birokrasi. Tidak bisa hanya satu badan pemerintah karena jumlah yang harus kita tingkatkan.
Sekali lagi, kita atas nama pemerintah harus melihat potensi sumber daya manusia yang ada di Langkat dengan jumlah sekian banyak.
Tapi Allah memberikan yang lebih baik, sumber daya alam yang juga cukup besar.
Tadi disinggung, maaf, dibilang pula itu tanda tangan persetujuan terkait dengan Kawasan Ekonomi Langkat, itu sudah kita lakukan, kita kerjasama.
Kawasan Industri Langkat itu sudah kita laksanakan, nanti boleh dilihat, dengan PT Salim Group, ada di Jakarta, di Kementerian Investasi.
Pak Ondim, izinkan kita menyampaikan data yang kita terima dari BPS, ataupun data yang bisa (diakses) kita, nanti ketika duduk, kita bahas bersama-sama.
Maksud saya menanyakan ini adalah ingin mempertegas, karena rakyat berhak tahu apa program konkret dari (palson) 01.
Karena dari tadi debat kami tidak ada mendengar satu pun program konkret, bagaimana masalah-masalah yang saya sampaikan tadi harus diselesaikan.
Kami tahu dan kami menyadari bahwa kami pendatang baru di sini. Tentu saja kami membawa harapan baharu bahwa 5 tahun ke depan jalan antardesa, jalan di pedesaan, jalan di kabupaten harus lebih bagus.
Bagaimana tata kelola pupuk bisa lebih baik, itu yang harus bisa dijelaskan kepada masyarakat.
Makanya saya sekali lagi ingin bertanya apa yang mau dilanjutkan, dan apa langkah dan program 01 untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang saya sebutkan tadi Pak Ondim. Bukan kita ingin menjelekan, tidak.
Karena jelas dalam proses pemerintahan ini adalah proses tahap bertahap. Tidak bisa dalam 1-2 tahun itu diselesaikan. Tapi nyatanya selama 5 tahun kepemimpinan yang lalu, ini menjadi catatan dan tentu saja ini menjadi PR bagi pemerintahan yang selanjutnya.
Harapan kita adalah Langkat bisa maju dan berkah.
Terakhir untuk kawan-kawan, harap lebih tenang, lihat rekam jejak dan lihat mana yang bisa memperjuangkan Langkat.
Terima kasih kepada Ananda. Kami berdua dilahirkan di Kabupaten Langkat, Kami dibesarkan di Kabupaten Langkat.
Kami disekolahkan di Kabupaten Langkat. Kami tidak mungkin menghancurkan Kabupaten Langkat ini.
Tujuan kami ke depannya meninggalkan yang tidak baik dan melanjutkan yang baik.
Terkait tadi apa yang disampaikan kita, program ini tadi kan kita lihat tadi dari awal pertama dengan batasan waktu yang 3 menit, apa cukup 3 menit ini bahas tentang apa yang harus kita lakukan untuk Langkat, nggak cukup.
Makanya kita bicara gambaran garis besarnya aja Tama, bukan sekedar, seolah-olah kita nggak punya program, kami sudah jalanin 5 tahun.
Insya Allah kalau saya tidak berhasil, tidak mungkin 47 kursi di DPR itu mendukung kita.
Nah ini salah satu apa namanya, ilustrasi ya, tapi yang saya maksudkan, jangan cerita tentang yang seperti itu, ayo kita gagas programnya apa.
Kita diskusi monggo silahkan, nggak ada masalah. Mudah-mudahan ke depan insya Allah kami bisa berbuat yang terbaik lagi.
Debat publik kedua Pilkada 2024 selesai digelar KPU Langkat di Hotel Arya Duta Medan, Senin (11/11/2024).
Debat terakhir ini adu gagasan antara paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).
Debat mengusung tema: Peningkatan pelayanan masyarakat dan sinkronisasi pembangunan daerah dan pusat.
Memiliki empat sub tema, yakni pendidikan, kesehatan, birokrasi, dan ekonomi.
Lengkapnya dapat dilihat di chenel youtube GARUDA TV: Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat.
Panelis (penyusunan materi) debat sebanyak enam orang, adalah:
Debat disiarkan langsung Garurda TV, dipandu moderator Qori Hasibuan dan Feby Grace Hutajulu.(*)
Editor: Riyan