AXIALNEWS.id — [dibaca: eksil nius] — Langkat | PT Hutama Karya (Persero) bersama anak perusahan PT Hutama Karya Infrastuktur (HKI) dan Pemerintah kabupaten Langkat melakukan penanaman 40 ribu bibit mangrove di Desa Pasar Sawah, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat ( 25/32022).
Giat yang bertema HKI peduli penanaman pohon ini, dihadiri Direktur Proyek Jalan Tol Binjai-Langsa PT. HK Hestu Budi Husodo, General Superindentent Binjai-Pangkalan Brandan PT. HKI Suhardi, Asisten III Bupati Langkat Rudi Kinandung, Kabag Tapem Suryanto dan Camat Gebang Tuti Hendarsih dan Kelompok Tani LPHD Pasar Rawa.
Hestu Budi Husodo mengatakan penanaman pohon magrove sebanyak 40.000 (40 ribu) batang pohon dalam rangka memperingati ulang tahun PT Hutama Karya yang ke 61 tahun yang jatuh pada 29 maret 2022, dan merupakan kepedulian lingkungan dan diwujudkan dengan penanaman pohon mangrove.
“Hari ini adalah kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka ulang tahun Hutama karya yang ke 61 tahun nanti pada 29 Maret jadi dalam kepedulian lingkungan diwujudkan dengan penanaman pohon mangrove sebanyak 40.000 batang pohon” ucap hestu
Camat Gebang, Tuti Hendarsih berterima kasih atas kepedulian dan peran serta PT. Hutama Karya untuk menjaga lingkungan pesisir.
“Menanam mangrove adalah langkah yang strategis di kawasan pesisir pantai kita yang melimpah SDA. Diharapkan masyarakat bisa tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan masing-masing, apalagi kita tahu mangrove bisa menjaga ekosistem pesisir dengan baik untuk menangkal abrasi, mari kita menjaga pesisir kita dengan menanam mangrove” ujar Tuti

Ia pun berharap hal serupa yang dilakukan PT. Hutama Karya hari ini, bisa diikuti oleh pihak lainnya.
Selain penanaman manggrove, PT.Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Proyek Jalan Tol Trans Sumatera ruas Binjai-Langsa seksi Binjai-Pangkalan Brandan juga menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-7 yang jatuh tanggal 25 Maret 2022.
Bakti sosial yang dilakukan PT. HKI yakni memberikan paket sembako kepada sejumlah masyarakat kurang mampu yang berada di sekitaran proyek pembangunan jalan tol Tanjungpura-Pangkalan Brandan.