“Sekarang ada kesempatan belajar, pergunakanlah dengan baik menjadi penghafal Alquran yang benar-benar nantinya menunjukkan atau memberi contoh yang baik di kehidupan. Kalian para penghafal Alquran pastilah lebih mulia di mata Allah, nanti pasti akan mendapatkan tempat yang baik juga dan jangan lupa doakan negara, daerah kita ini menjadi Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur,” harap Ijeck.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Al Mumtaz Ustaz Muhammad Rivai menyampaikan Ponpes Al Mumtaz sudah berjalan setahun yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Januari 2020 lalu dan hingga saat ini telah diisi sekitar 100 santri.
Pembangunan Ponpes, lanjut Ustaz Rivai, menjadi bukti kekuasaan Allah SWT. Tahun 2005, setelah menikah, Rivai memiliki mimpi membeli tanah di dekat kediaman mertuanya untuk mendirikan tempat mencetak tahfiz dan tidak disangka di tahun 2018 ada keluarga yang menyerahkan tanah lengkap dengan suratnya untuk dikelola menjadi sekolah tahfiz.
“Awalnya tak saya terima, karena saya tak tahu nanti saya bangunnya pakai apa. Saya bicara dengan keluarga, dengan Pak Wakil Bupati akhirnya beliau support. Alhamdulillah, juga dibantu oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara semoga bantuannya ini dibalas oleh Allah SWT. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wagub yang telah hadir hari ini,” tutupnya.(*)