Salah seorang warga dilokasi kejadian, Ujang (35) mengatakan, mobil Angkot Nomor 123 menerobos palang pintu kereta api.Saat palang pintu kereta api sudah turun dan menyala lampu merah, serta bunyi sirene.
Ia menyebutkan, diduga sopir dipengaruhi alkohol sehingga nekat menerobos palang pintu dan hingga akhirnya tertabrak kereta api.
Sebelumnya Angkot tesebut datang dari arah Jalan Sekip menuju Jalan Gereja.Kondisi Angkot mengalami hancur, dan paling parah di bagian sebelah kiri.
Kaca bagian depan hancur, bagian belakang terlepas besinya, karena yang tertabrak dibagian belakang,” ucapnya.
Ujang menambahkan, sopir angkot yang belum diketahui identitasnya mencoba melarikan diri, namun berhasil dikejar dan ditangkap warga, serta sudah dibawa Polisi, dan ditahan di Pos Depan.
Berita ini telah tayang dan dikutip dari antaranews.com berjudul “Berikut identitas para korban tertabrak kereta api di Medan“.