AXIALNEWS.id | Walikota Medan Bobby Nasution mendoakan 345 calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Medan yang tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 15 senantiasa dilindungi dan dimudahkan oleh Allah SWT serta menjadi haji mabrur dan mabruroh.
“Sebelum tiba di Tanah Suci, mari luruskan kembali niat sehingga saat menjalankan ibadah haji, kita merasa tenang dan nyaman. Sebab, melaksanakan ibadah haji dituntut ketahanan fisik yang kuat. Niat yang lurus akan menambah ridho dari Allah SWT sehingga diberi kemudahan menjalankan ibadah haji,” kata Bobby Nasution.
Menantu Presiden Jokowi ini selanjutnya berpesan, seluruh calhaj untuk khusyuk melaksanakan ibadah haji dan tidak perlu khawatir dengan rumah serta keluarga yang ditinggalkan. Sebab, rumah yang ditinggalkan telah didata oleh pihak kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan sekaligus rutin dimonitoring.
“Kalau rindu boleh tapi khawatir jangan. Sebab, rumah dan keluarga yang ditinggalkan calhaj yang berangkat menunaikan ibadah haji telah dijaga. Ini menjadi perhatian khusus bagi kita sehingga seluruh calhaj dapat merasa tenang, nyaman dan khusyuk selama menjalankan ibadah haji di Tanah suci,” ungkapnya.
Bobby menambahkan, Pemko Medan selalu menitipkan doa kepada warga Kota Medan yang melaksanakan ibadah haji agar Kota Medan senantiasa menjadi kota yang kondusif, aman, nyaman dan berkah. Juga mendoakan agar warga yang saat ini belum dapat menunaikan ibadah haji, dapat melaksanakan rukun Islam yang kelima tersebut.
Calhaj asal Kota Medan yang tergabung dalam kloter 15 ini berjumlah 345 orang, terdiri dari 148 orang pria dan 197 wanita. Ditambah 3 orang Petugas Haji Daerah (PHD) serta 5 orang dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Pelepasan pemberangkatan calhaj kloter 15 ini ditandai penyerahan Pataka Merah Putih oleh Bobby kepada ketua kloter yang akan membantu para calhaj selama menjalankan ibadah haji. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan surat-surat kepercayaan serta diteruskan dengan pembacaan kalimah talbiyah.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S