Kondisi Keuangan Pemko Tanjungbalai Dinilai Buruk, Ini Solusinya

Praktisi Hukum: Luhut Parlinggoman Siahaan SH Mkn. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Anggaran defisit, utang menumpuk, tapi honornya ratusan juta. Praktisi hukum Luhut Parlinggoman Siahaan, SH MKn buka suara soal kondisi keuangan Pemko Tanjungbalai yang dinilai makin buruk.

Ia mendesak Walikota Mahyaruddin Salim untuk segera mengevaluasi bahkan mencopot sejumlah pejabat strategis, khususnya mereka yang tergabung dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca Juga  BPKPSDM dan BPKPAD Beda Pendapat Soal Status ASN Istri Mantan Walikota Tanjungbalai

Menurut Luhut, TAPD punya andil besar dalam kisruh keuangan yang terjadi selama empat tahun terakhir.

Ia mengungkap adanya dugaan penggelembungan proyeksi pendapatan dalam penyusunan APBD, terutama sejak 2022.

“Saya perhatikan ini bukan hal baru, sudah terjadi sejak Tahun Anggaran 2022,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (10/6/2024).

Tak hanya itu, Luhut juga menyoroti besarnya honor yang diterima para anggota TAPD yang disebut mencapai ratusan juta rupiah tiap tahun namun tidak sebanding dengan kualitas kerja yang ditunjukkan.

Baca Juga  Syah Afandin & Rizky Sitepu Didoakan Pimpin Langkat di 2024-2029

“Honornya besar, ratusan juta dari APBD, tapi kinerjanya bukan membaik malah makin parah,” tegasnya.

Luhut menilai, bila Mahyaruddin serius ingin mewujudkan “visi-misi emas”-nya, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah merombak total tim TAPD.

Baca Juga  Tahun 2025, Kemenkeu Pangkas Puluhan Miliar Anggaran Transfer ke Tanjungbalai

“Kalau memang ingin visi-misi emas itu tercapai, ya mereka harus diganti,” pungkasnya.(*)
Reporter: Syarifuddin M
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us